Penelitian terbaru di RSUD Bangil telah menghasilkan data penting mengenai nilai Diagnostic Reference Level (DRL) untuk pemeriksaan CT Scan kepala dan abdomen. Studi ini melibatkan 720 data pasien, mencakup 680 pasien dewasa dan 40 anak-anak, menggunakan alat CT Scan Toshiba 16 slice dan Canon 160 slice. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai DRL lokal RSUD Bangil untuk CT Scan kepala tanp…
Membandingkan Konvensi Terorisme Nuklir dengan Proteksi Fisik Bahan Nuklir" Dalam upaya memperkuat keamanan nuklir di tengah ancaman global, pemerintah Indonesia tengah mengkaji kemungkinan ratifikasi Konvensi Terorisme Nuklir. Konvensi ini merupakan bagian dari 16 instrumen internasional yang diwajibkan bagi negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) guna meningkatkan perlindungan terh…
Penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang kemampuan manajerial Kepala Sekolah Menengah Umum yang ada di Surabaya berdasarkan aspek sebagai Pendidik, sebagai Manajer, sebagai Administrator dan sebagai Penyelia. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara yang tersusun atau wawancara yang terstruktur. Subyek penelitian adalah 10 kepala sekolah SMU di S…
Setiap pegawai yang bekerja di bidang pemanfaatan tenaga nuklir wajib memiliki kompetensi yang memadai. Kompetensi yang memadai ini berguna bagi pegawai tersebut dalam melaksanakan tugas secara independen, andal, efektif dan efisien. Kompetensi yang diharapkan ada disetiap pegawai dapat dilihat pada standar kompetensi jabatan. Standar kompetensi jabatan setiap instansi pemerintah perlu merujuk …
Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Prosiding Seminar Si-INTAN 2024 memperkenalkan metode baru untuk memperkirakan dosis radiasi pada pasien CT-Scan abdomen menggunakan Size Specific Dose Estimate (SSDE). Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Semen Gresik, Jawa Timur, dan melibatkan 60 pasien, terdiri dari 21 wanita dan 39 pria. Dalam studi ini, tim peneliti mengukur dosis radiasi…
RS Bhayangkara Bondowoso berhasil mengurangi dosis radiasi yang diterima pasien pada pemeriksaan rontgen dada melalui optimisasi proteksi radiasi. Dengan menurunkan tegangan tabung sinar-X dari 100 kV menjadi 95 kV, dosis radiasi pasien berkurang sebesar 0,0283 mGy atau sekitar 11%. Langkah ini dilakukan tanpa mengurangi kualitas foto rontgen, dibuktikan melalui analisis kualitatif oleh dokter …