Dokumen ini merupakan laporan hasil kajian yang dilaksanakan oleh Pusat Pengajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (P2STPFRZR) BAPETEN pada tahun anggaran 2013. Kajian ini berfokus pada pengawasan paparan medik di fasilitas radiologi diagnostik dan intervensional, dengan penekanan pada hubungan antara dosis pasien dan kualitas citra radiologi. Latar belaka…
Dokumen ini merupakan laporan hasil kajian yang dilakukan oleh Pusat Pengajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (P2STPFRZR) BAPETEN pada tahun 2013, bertujuan untuk mendukung pengelolaan sistem informasi manajemen keselamatan radiasi di Indonesia. Kajian ini dilatarbelakangi oleh inisiatif Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) melalui sistem Radiation Safety…
Laporan ini merupakan hasil kajian yang dilakukan oleh BAPETEN pada tahun anggaran 2013 mengenai keberadaan Bahan Radioaktif Alam (NORM) dan potensi Bahan Radioaktif Alam yang Ditingkatkan (TENORM) dari aktivitas industri dan pertambangan di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Kajian ini merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi efektivitas pengawasan tahun 2012 dan bertujuan untuk memperkuat d…
Pemanfaatan radiologi intervensional di Indonesia menunjukkan perkembangan pesat dan memberikan manfaat klinis yang besar bagi pasien. Namun, tingginya beban kerja serta posisi pekerja yang berada dekat dengan sumber radiasi sinar-X meningkatkan potensi risiko paparan radiasi. Kegiatan kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi risiko radiasi serta aspek keselamatan radiasi bagi pekerja di…
Seiring dengan meningkatnya pemanfaatan radiasi pengion di bidang medik, khususnya dalam prosedur radiologi diagnostik dan intervensional, potensi risiko paparan radiasi berlebih terhadap pasien juga semakin besar. Untuk meminimalkan risiko tersebut, penerapan prinsip optimisasi proteksi dan keselamatan radiasi menjadi sangat penting, salah satunya melalui penetapan tingkat panduan paparan medi…
Dokumen ini menyajikan laporan mendalam mengenai upaya Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dalam mentransformasi standar layanan publik mereka melalui survei kepuasan pelanggan yang komprehensif. Sebagai lembaga non-profit yang memikul tanggung jawab krusial dalam pengawasan tenaga nuklir di Indonesia, BAPETEN berupaya menjawab tantangan globalisasi dengan memperkuat etos kerja profesional, …
Dokumen ini mengulas urgensi penetapan standar pengawasan terhadap sumber radioaktif dan limbahnya di Indonesia guna memastikan keamanan lingkungan dari paparan radiasi yang tidak terkendali. Melalui kajian mendalam yang dilakukan oleh BAPETEN pada tahun 2005, fokus utama diarahkan pada perumusan tingkat klierens (clearance level) untuk limbah padat sebagai kelanjutan dari regulasi limbah cair …
Laporan ini membahas tentang NORM dan TENORM, yaitu materi radioaktif yang secara alami ada di sekitar kita namun konsentrasinya meningkat secara signifikan akibat aktivitas industri manusia. Mulai dari pertambangan logam, produksi minyak dan gas, hingga pabrik pupuk, berbagai kegiatan ini tanpa disadari melepaskan radionuklida berbahaya seperti Uranium dan Torium dalam bentuk limbah padat maup…
Dibuat di tengah tantangan adaptasi standar internasional, pengkajian ini menelisik kesiapan fasilitas radioterapi di Indonesia dalam menyongsong regulasi BSS-115 dari IAEA. Dengan temuan mengejutkan bahwa hampir separuh dari rumah sakit yang disurvei belum memenuhi standar proteksi radiasi yang ketat, dokumen ini hadir sebagai kompas teknis bagi BAPETEN untuk memperkuat sistem pengawasan nasio…
Laporan ini menyajikan kajian strategis BAPETEN dalam menjaga standar keselamatan nuklir di Indonesia melalui dua isu krusial: masa depan penggunaan kamera radiografi industri Tech-Ops Model 660 series pasca-berakhirnya sertifikasi pabrikan pada 2013, serta investigasi mendalam terhadap potensi kandungan zat radioaktif pada penambangan pasir besi di pesisir pantai selatan Sukabumi. Berawal dari…