PROSES KEDOKTERAN NUKLIR DILAKSANAKAN DENGAN MENGAPLIKASIKAN ZAT RADIOAKTIF TERBUKA KE DALAM TUBUH PASIEN. Artinya, pasien tersebut diasumsikan sebagai ‘sumber radiasi’ sehingga perlu mengikuti ketentuan khusus agar keberadaannya tidak memberikan paparan yang tidak perlu kepada individu di sekitarnya. Oleh karena itu, saat pasien dipulangkan dari rumah sakit harus dipastikan bahwa paparan r…
Dalam dunia medis, keakuratan alat ukur radiasi menjadi hal yang krusial demi keselamatan pasien dan tenaga medis. Salah satu perangkat yang digunakan dalam radiografi dan fluoroskopi adalah Dose Area Product (DAP) atau Kerma Area Product (KAP) Meter. Verifikasi kalibrasi alat ini penting untuk memastikan nilai yang diukur tetap berada dalam toleransi yang diperbolehkan. Menurut prosedur yan…
Dalam dunia radiologi, keakuratan dosis radiasi sangat penting demi keselamatan pasien. Salah satu parameter utama dalam pencitraan CT Scan adalah nilai Computed Tomography Dose Index Weighted (CTDIw) yang harus diverifikasi secara berkala. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melalui Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (P2STPFRZR) menjelas…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) memastikan keamanan operasional Instalasi Produksi Elemen Bakar Reaktor Riset (IPEBRR) di Indonesia dari potensi bahaya kekritisan. Melalui serangkaian verifikasi dan perhitungan independen menggunakan perangkat lunak MCNP5, BAPETEN menguji tingkat keselamatan dua area utama di fasilitas tersebut: Ruang Perakitan Elemen Bakar dan Ruang Kalsiotermik. IPE…
Verifikasi Reaktivitas Lebih Reaktor RSG GAS Tunjukkan Hasil Akurat Dalam upaya menjaga keselamatan operasional reaktor riset di Indonesia, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melakukan verifikasi terhadap nilai reaktivitas lebih pada teras setimbang awal reaktor RSG GAS. Kajian ini dilakukan secara independen oleh unit pengkajian teknis BAPETEN dengan memanfaatkan program simulasi MCNP-O…
Tim peneliti dari Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) berhasil membuktikan bahwa desain reaktor Thorium Molten Salt Reactor (TMSR-500) memiliki tingkat keselamatan tinggi. Hasil penelitian yang dipresentasikan dalam Seminar Keselamatan Nuklir Nasional (SKN) 2020 ini menunjukkan bahwa reaktor generasi IV tersebut beroperasi secara stabil dengan koefisien re…
Dokumen ini merupakan materi dari Workshop Proteksi Radiasi Radiologi Intervensional yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 4 dan 6 November 2015. Workshop ini membahas perkembangan pesat radiologi intervensional serta risiko radiasi yang menyertainya, baik bagi pasien maupun staf medis (dokter, radiografer, dan perawat). Materi diawali dengan sejarah singkat radiologi intervensional y…
Pemanfaatan radiasi pengion dalam dunia medis telah menjadi bagian penting dalam diagnosis dan terapi berbagai penyakit. Namun, di balik manfaatnya, paparan radiasi yang tidak terkontrol dapat membahayakan tenaga medis dan pasien. Konsep Zero Dose kini menjadi perhatian utama dalam upaya perlindungan dari radiasi di berbagai fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwoke…
Modul ini berisi bahan pembelajaran Diklat Prajabatan Golongan III tentang Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Komitmen Kepemimpinan Abad XXI yang isinya telah mengalami perbaikan dan untuk Tahun 2001 ini adalah edisi yang ke empat. (Jml)
Kegiatan FINAS (Fuel Incident Notification Analysis System) mendukung kajian keselamatan instalasi nuklir non reaktor, dimana fasilitas instalasi nuklir non reaktor (INNR) yang ada di Indonesia mempunyai tipe atau jenis yang berbeda-beda. Dalam melakukan pelaporan insiden atau kecelakaan di fasilitas INNR di wadahi dalam kegiatan FINAS, tujuanya adalah untuk meningkatkan keselamatan instalasi n…