Pada tahun 1311 semenjak hijrahnya Nabi SAW, Sultan Al-Ghazi Abdul Hamid Khan kedua mencetak dan menerbitkan sebuah kitab yang cukup besar dan sangat terkenal kegunaannya, yaitu Shaheh Al Imam Abdullah Muhammad bin Ismail Al Bukhari r.a. Segala upaya telah dikerahkannya untuk mengkoreksi kitab tersebut supaya menjadi sebuah kitab yang cermat, terkenal dan cocok bagi orang-orang khusus dan orang…
Pada tahun 1311 semenjak hijrahnya Nabi SAW, Sultan Al-Ghazi Abdul Hamid Khan kedua mencetak dan menerbitkan sebuah kitab yang cukup besar dan sangat terkenal kegunaannya, yaitu Shaheh Al Imam Abdullah Muhammad bin Ismail Al Bukhari r.a. Segala upaya telah dikerahkannya untuk mengkoreksi kitab tersebut supaya menjadi sebuah kitab yang cermat, terkenal dan cocok bagi orang-orang khusus dan orang…
Pada tahun 1311 semenjak hijrahnya Nabi SAW, Sultan Al-Ghazi Abdul Hamid Khan kedua mencetak dan menerbitkan sebuah kitab yang cukup besar dan sangat terkenal kegunaannya, yaitu Shaheh Al Imam Abdullah Muhammad bin Ismail Al Bukhari r.a. Segala upaya telah dikerahkannya untuk mengkoreksi kitab tersebut supaya menjadi sebuah kitab yang cermat, terkenal dan cocok bagi orang-orang khusus dan orang…
Pada tahun 1311 semenjak hijrahnya Nabi SAW, Sultan Al-Ghazi Abdul Hamid Khan kedua mencetak dan menerbitkan sebuah kitab yang cukup besar dan sangat terkenal kegunaannya, yaitu Shaheh Al Imam Abdullah Muhammad bin Ismail Al Bukhari r.a. Segala upaya telah dikerahkannya untuk mengkoreksi kitab tersebut supaya menjadi sebuah kitab yang cermat, terkenal dan cocok bagi orang-orang khusus dan orang…
Pada tahun 1311 semenjak hijrahnya Nabi SAW, Sultan Al-Ghazi Abdul Hamid Khan kedua mencetak dan menerbitkan sebuah kitab yang cukup besar dan sangat terkenal kegunaannya, yaitu Shaheh Al Imam Abdullah Muhammad bin Ismail Al Bukhari r.a. Segala upaya telah dikerahkannya untuk mengkoreksi kitab tersebut supaya menjadi sebuah kitab yang cermat, terkenal dan cocok bagi orang-orang khusus dan orang…
Pada tahun 1311 semenjak hijrahnya Nabi SAW, Sultan Al-Ghazi Abdul Hamid Khan kedua mencetak dan menerbitkan sebuah kitab yang cukup besar dan sangat terkenal kegunaannya, yaitu Shaheh Al Imam Abdullah Muhammad bin Ismail Al Bukhari r.a. Segala upaya telah dikerahkannya untuk mengkoreksi kitab tersebut supaya menjadi sebuah kitab yang cermat, terkenal dan cocok bagi orang-orang khusus dan orang…
Pada tahun 1311 semenjak hijrahnya Nabi SAW, Sultan Al-Ghazi Abdul Hamid Khan kedua mencetak dan menerbitkan sebuah kitab yang cukup besar dan sangat terkenal kegunaannya, yaitu Shaheh Al Imam Abdullah Muhammad bin Ismail Al Bukhari r.a. Segala upaya telah dikerahkannya untuk mengkoreksi kitab tersebut supaya menjadi sebuah kitab yang cermat, terkenal dan cocok bagi orang-orang khusus dan orang…
Pada tahun 1311 semenjak hijrahnya Nabi SAW, Sultan Al-Ghazi Abdul Hamid Khan kedua mencetak dan menerbitkan sebuah kitab yang cukup besar dan sangat terkenal kegunaannya, yaitu Shaheh Al Imam Abdullah Muhammad bin Ismail Al Bukhari r.a. Segala upaya telah dikerahkannya untuk mengkoreksi kitab tersebut supaya menjadi sebuah kitab yang cermat, terkenal dan cocok bagi orang-orang khusus dan orang…
Allah menurunkan Al Qur'an melalui Malaikat Jibril dengan berbahasa Arab untuk dijadikan petunjuk dan pedoman bagi manusia yang ingin selamat sejahtera hidup di dunia maupun di akhirat. Namun Al Qur'an bukan hanya untuk orang yang berbahasa Arab saja tetapi adalah untuk semua manusia yang ada di muka bumi dimana saja ia berada, karena tidak semua orang akan mampu menguasai dan memahaminya. (Jml)
Penerbitan Alqur'an dan Tafsirnya merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Esa sebagaimana tercantum dalam GBHN. Buku ini terdiri atas sepuluh jilid, tiap-tiap jilid berisi 3 (tiga) Juz. Disamping itu ada lagi satu jilid khusus yang diberi nama “Mukadimah Al-Qur'an dan Tafsirnya sehingga berjumlah 11 jilid. (Jml)