Hasil Kajian
Kajian Sistem Informasi Manajemen Keselamatan Radiasi | Seri Dokumen Unit Kerja TA.2013
Dokumen ini merupakan laporan hasil kajian yang dilakukan oleh Pusat Pengajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (P2STPFRZR) BAPETEN pada tahun 2013, bertujuan untuk mendukung pengelolaan sistem informasi manajemen keselamatan radiasi di Indonesia. Kajian ini dilatarbelakangi oleh inisiatif Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) melalui sistem Radiation Safety Information Management System (RASIMS), sebuah platform berbasis web yang digunakan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan memantau informasi mengenai infrastruktur keselamatan radiasi dan limbah radioaktif di negara-negara anggota.
Sebagai negara anggota IAEA, Indonesia melalui BAPETEN memiliki tanggung jawab untuk menyediakan data yang akurat, komprehensif, dan mutakhir terkait keselamatan radiasi nasional melalui RASIMS. Koordinator Nasional RASIMS saat itu dijabat oleh Kepala P2STPFRZR, Dr. Eng. Yus Rusdian Akhmad. Oleh karena itu, kajian ini difasilitasi untuk memastikan ketersediaan sumber daya dan mekanisme pembaruan data secara berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan pelaporan ke IAEA.
Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi BAPETEN dalam meningkatkan kinerja pengawasan keselamatan radiasi serta mendukung penyusunan data nasional yang akan diintegrasikan ke dalam sistem RASIMS. Dokumen ini juga melibatkan berbagai unit terkait di lingkungan BAPETEN, seperti direktorat pengaturan, perizinan, inspeksi, serta para koordinator Technical Support Organization (TSA), guna memastikan kelengkapan dan akurasi informasi yang disampaikan (Tim Perpustakaan).