Book
Rantau 1 Muara: Trilogi Negeri 5 Menara, Buku Ketiga
Setelah menuntaskan kuliah, Alif Fikri harus menghadapi hantaman krisis ekonomi yang membuatnya sempat menjadi pengangguran. Namun, berbekal ketangguhan mental dari pesantren, ia berhasil menembus dunia jurnalistik di Jakarta hingga akhirnya memenangkan beasiswa bergengsi ke Washington D.C. Perjalanan ini bukan sekadar mengejar gelar akademis, melainkan pembuktian bahwa mimpi seorang anak desa dari tepian Danau Maninjau benar-benar bisa mendunia.
Di Amerika, kehidupan Alif diuji oleh peristiwa bersejarah yang mencekam, yaitu tragedi 11 September. Sebagai perantau Muslim, ia berada di tengah pusaran prasangka dan ketegangan global, yang memaksanya merefleksikan kembali identitas dan imannya. Di masa sulit inilah Alif memegang teguh mantra ketiganya, Man Saara Ala Darbi Washala, bahwa siapa pun yang konsisten berjalan di jalannya, niscaya akan sampai ke tujuan.
Pencarian panjang Alif akhirnya menemui titik terang saat ia menjalin hubungan dengan Dinara, sosok yang menjadi pendamping sekaligus penyeimbang hidupnya. Novel ini ditutup dengan kesadaran bahwa merantau bukan hanya soal menaklukkan tempat-tempat jauh, melainkan tentang menemukan "muara" tempat hati berlabuh. Alif pun menyadari bahwa sejauh apa pun langkah kaki pergi, pulang ke akar dan keluarga adalah pencapaian tertinggi. (Tim Perpustakaan)
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Dong Mu | id |