Slide
Fasilitas Radiologi Diagnostik & Intervensional (PPT)
Fasilitas Radiologi Diagnostik & Intervensional (PPT) disampaikan oleh Bapak Rusmanto pada pelatihan BPTC bidang FRZR pada tgl 12-21 Juni 2023.
Materi yang disampaikan: Pendahuluan. Sumber Radiasi Pengion untuk Medik, Proteksi Radiasi Medik, Implementasi Proteksi Radiasi Medik, Kesimpulan.
(AR)
Abstrak
Dokumen ini membahas fasilitas radiologi diagnostik dan intervensional yang memanfaatkan pesawat sinar-X untuk menunjang diagnosis dan tindakan medis, disertai penerapan prinsip proteksi dan keselamatan radiasi. Materi diawali dengan pengenalan berbagai modalitas radiologi, meliputi radiografi umum, radiografi portabel, radiografi gigi (intraoral, panoramik, cephalometri, dan Cone Beam Computed Tomography/CBCT), computed tomography (CT Scan), mammografi, serta fluoroskopi beserta karakteristik, fungsi, dan perkembangan teknologinya. Selain itu dijelaskan pemanfaatan setiap modalitas sesuai indikasi klinis, spesifikasi teknis, dan kompetensi tenaga yang mengoperasikannya.
Pembahasan selanjutnya menitikberatkan pada penerapan proteksi radiasi medik berdasarkan tiga prinsip utama, yaitu justifikasi penggunaan, optimisasi proteksi dan keselamatan radiasi, serta limitasi dosis. Dokumen menguraikan penerapan justifikasi pada tiga tingkatan, mulai dari penggunaan radiasi dalam pelayanan kesehatan, pemilihan prosedur yang sesuai, hingga pertimbangan kondisi individual pasien. Optimisasi proteksi dijelaskan melalui penerapan prinsip ALARA (As Low As Reasonably Achievable), yang mencakup desain fasilitas, pemilihan peralatan, prosedur operasional, kalibrasi dan pengujian, dosimetri pasien, penggunaan Diagnostic Reference Level (DRL), pembatas dosis (dose constraint), serta program jaminan mutu untuk memastikan mutu citra diagnostik tetap optimal dengan dosis radiasi serendah mungkin.
Pada bagian akhir, dokumen menjelaskan ketentuan limitasi dosis bagi pekerja radiasi dan masyarakat sesuai regulasi nasional, disertai pentingnya pemantauan dosis, pengendalian mutu peralatan, serta evaluasi berkala terhadap kinerja fasilitas radiologi. Secara keseluruhan, materi menegaskan bahwa penyelenggaraan fasilitas radiologi diagnostik dan intervensional harus mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan penerapan proteksi radiasi yang efektif, kepatuhan terhadap peraturan, serta budaya keselamatan untuk melindungi pasien, pekerja radiasi, dan masyarakat tanpa mengurangi kualitas pelayanan diagnostik maupun intervensional (Tim Perpustakaan).
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Ketentuan Keselamatan Radiologi Pesawat Sinar-X Diagnostik | id | |
| Kajian Pengawasan Paparan Medik di Fasilitas Radiologi Diagnostik dan Intervensional, TA. 2013 | TA. 2013 | id |