Slide
Radiation Portal Monitor (RPM) | (PPT)
Radiation Portal Monitor (RPM): Sistem Deteksi untuk Keamanan Nuklir
Disampaikan oleh: Nurman Rahmadi, ST
Instansi: BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir)
Acara: Basic Professional Training Course (BPTC), 13 Juli 2023
Dokumen ini menyajikan tinjauan komprehensif mengenai Radiation Portal Monitor (RPM) sebagai instrumen deteksi kritis dalam kerangka keamanan nuklir. RPM dirancang untuk mendeteksi keberadaan bahan radioaktif yang dibawa oleh pejalan kaki atau kendaraan, yang berfungsi sebagai mekanisme pertahanan utama terhadap pencurian, sabotase, akses tidak sah, pemindahan ilegal, dan tindakan jahat lainnya yang melibatkan bahan nuklir dan zat radioaktif.
Presentasi ini menguraikan prinsip kerja RPM, yang secara terus-menerus mengukur radiasi latar (background) gamma dan neutron, serta memicu alarm ketika tingkat radiasi melebihi ambang batas yang ditetapkan selama sensor okupasi aktif. Sistem ini terdiri atas beberapa komponen utama, yaitu detektor gamma (plastic scintillator), detektor neutron (tabung gas He-3 dalam moderator polietilena), sensor okupasi (menggunakan teknologi ultrasonik, radar, atau inframerah), serta indikator alarm visual dan suara.
Dokumen ini membedakan tiga jenis alarm: false alarm (alarm palsu yang tidak dipicu oleh bahan radioaktif), innocent alarm (alarm yang disebabkan oleh bahan radioaktif yang diizinkan, seperti NORM, radioisotop medis, atau pengiriman legal), dan real alarm (alarm yang mengindikasikan keberadaan bahan radioaktif tidak terduga atau berpotensi ilegal). Presentasi ini juga merinci alur pemrosesan alarm menggunakan sistem YAFI KSAR1U, termasuk prosedur pelaporan melalui antarmuka Report Wizard.
Faktor-faktor kritis yang mempengaruhi kemampuan deteksi dibahas, meliputi aktivitas dan energi sumber radioaktif, jarak dan posisi sumber, efek perisai oleh kemasan atau bagian kendaraan (seperti blok mesin, baterai, kontainer), kecepatan lintas kendaraan (maksimal 8 km/jam), serta kondisi penyembunyian (masking). RPM tersedia dalam dua konfigurasi utama: monitor pejalan kaki yang dirancang untuk area dengan lalu lintas tinggi seperti bandara dan pintu masuk fasilitas aman, serta monitor kendaraan yang dipasang di perbatasan darat, pelabuhan, dan fasilitas nuklir, dengan ketinggian detektor yang bervariasi untuk menyesuaikan berbagai jenis kendaraan mulai dari mobil hingga truk dan kontainer.
Dokumen ini menyimpulkan bahwa RPM merupakan salah satu alat deteksi berbasis peralatan yang esensial dalam keamanan nuklir, yang melengkapi pendekatan deteksi berbasis informasi. Pemahaman mengenai klasifikasi alarm dan faktor-faktor yang mempengaruhi deteksi sangat penting untuk pelaksanaan operasi keamanan nuklir yang efektif (Tim Perpustakaan).