Artikel
SISTEM PEMANTAUAN DOSIS (DOSE MONITORING SYSTEM) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN RADIOLOGI DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL | Si-INTAN 2021
Teknologi pencitraan medis berbasis sinar-X, seperti Computed Tomography (CT) dan prosedur intervensional, telah berkembang pesat dalam dunia medis. Namun, paparan radiasi yang dihasilkan dari prosedur ini dapat membawa risiko bagi pasien, terutama jika dosisnya tidak dikontrol dengan baik. Menyadari hal ini, Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSUPN Cipto Mangunkusumo) mengimplementasikan Sistem Pemantauan Dosis (Dose Monitoring System) untuk meningkatkan keamanan dan kualitas pelayanan radiologi.
Menurut penelitian, beberapa prosedur radiologi dapat menghasilkan dosis radiasi kumulatif yang melebihi 100 mSv, yang berisiko terhadap kesehatan pasien. Anak-anak bahkan lebih rentan terhadap dampak radiasi dibandingkan orang dewasa. Oleh karena itu, pemantauan dosis menjadi sangat penting dalam memastikan dosis yang diterima pasien tetap dalam batas aman.
Sistem Pemantauan Dosis bekerja dengan mencatat dan menganalisis dosis radiasi yang diterima pasien dalam setiap prosedur. Data ini kemudian digunakan untuk melakukan evaluasi dan optimalisasi protokol pencitraan medis, sehingga dosis radiasi dapat diminimalkan tanpa mengurangi kualitas gambar diagnostik. Dengan sistem ini, dokter spesialis radiologi dapat memantau dan menyesuaikan dosis sesuai kebutuhan pasien, sementara tenaga medis lainnya dapat menghindari penggunaan dosis berlebih yang tidak perlu.
Selain itu, sistem ini juga dilengkapi dengan fitur peringatan otomatis jika terjadi penggunaan dosis yang melebihi batas standar. Hal ini memungkinkan tim medis untuk segera mengambil tindakan korektif dan meningkatkan keselamatan pasien. Dengan penerapan teknologi ini, RSUPN Cipto Mangunkusumo berharap dapat memberikan pelayanan radiologi yang lebih aman dan berkualitas, serta mengurangi risiko paparan radiasi bagi pasien dan tenaga medis.
Penerapan Sistem Pemantauan Dosis tidak hanya meningkatkan keselamatan pasien tetapi juga mendukung budaya keselamatan radiasi di lingkungan rumah sakit. Dengan teknologi ini, radiologi diagnostik dan intervensional dapat terus berkembang dengan lebih baik, memberikan hasil yang akurat dengan risiko yang lebih rendah.
Judul | Edisi | Bahasa |
---|---|---|
Kajian Radiologi Pada Pediatrik di Fasilitas Radiologi Diagnostik dan Intervensional | - | id |