Artikel
Evaluasi Desain dan Kualitas Beton Bungker LINAC Truebeam Sebagai Upaya Dalam Pencegahan Paparan Radiasi Berlebih bagi Pasien dan Masyarakat | JUPETEN 2025
Penelitian terbaru dari RSUD dr. Mohamad Soewandhie mengungkap bahwa beton jenis K350 yang digunakan untuk membangun bungker LINAC TrueBeam, fasilitas radioterapi canggih di rumah sakit tersebut, belum sepenuhnya efektif menahan paparan radiasi berlebih. Hal ini terungkap dalam studi berjudul Evaluasi Desain dan Kualitas Beton Bungker LINAC TrueBeam yang dipublikasikan dalam Jurnal Pengawasan Tenaga Nuklir (Jupeten) edisi Desember 2025.
Menurut hasil pengukuran, tingkat paparan radiasi di tiga titik utama dinding bungker — yaitu dinding A, B, dan atap — mencapai 2,1 µSv/jam, 2,65 µSv/jam, dan 2,62 µSv/jam. Angka tersebut melampaui batas aman yang direkomendasikan untuk area publik dan pekerja radiasi. Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan ketebalan dinding beton, masing-masing 54 cm untuk dinding A dan atap, serta 45 cm untuk dinding B, agar sesuai standar keselamatan internasional.
Peneliti juga menyoroti bahwa beton dengan densitas tinggi belum tentu menjamin perlindungan radiasi yang efektif. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 40 Tahun 2022, direkomendasikan penggunaan beton dengan mutu K500, yang memiliki kekuatan tekan lebih tinggi untuk menahan radiasi. “Kualitas material sama pentingnya dengan ketebalan beton,” tulis para peneliti dalam laporannya.
Selain kualitas beton, arah gantry LINAC TrueBeam yang tidak menghadap ke labirin (maze) juga dinilai menjadi faktor risiko kebocoran radiasi. Peneliti merekomendasikan agar desain ruang terapi diubah sehingga arah gantry diarahkan ke labirin untuk meningkatkan efisiensi penahan radiasi dari tiga sisi utama.
Studi ini menjadi perhatian penting dalam pengawasan keselamatan fasilitas radioterapi di Indonesia. Dengan peningkatan standar beton dan penataan ulang desain ruang, diharapkan keselamatan pasien, tenaga medis, dan masyarakat sekitar dapat lebih terjamin (Tim Perpustakaan).
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Risiko Paparan Ozon di Ruang LINAC Mode Elektron dan Upaya Meminimasinya: Tinjauan Teoritis | Prosiding SKN 2021 | Hal.116-121 | id |