Poster
Langkah Awal Indonesia di Era Atom | Infografis
Langkah Awal Indonesia di Era Atom: Dari Kewaspadaan Global hingga Reaktor Nuklir Pertama
Masuknya Indonesia ke era atom tidak terjadi secara tiba-tiba. Perjalanan ini berawal dari kekhawatiran global terhadap dampak radioaktivitas setelah Amerika Serikat melakukan uji coba bom hidrogen Ivy Mike di Samudra Pasifik pada tahun 1952. Peristiwa tersebut menarik perhatian Presiden Sukarno, yang mulai menyadari pentingnya pemahaman dan penguasaan teknologi atom bagi keselamatan dan masa depan bangsa
Sebagai langkah awal, pada tahun 1954 pemerintah membentuk Panitia Penyelidikan Radioaktivitet dan Tenaga Atom (PPRTA). Panitia ini bertugas melakukan riset awal dan mempelajari potensi serta risiko teknologi nuklir. Inisiatif ini menandai keseriusan Indonesia dalam menyiapkan fondasi ilmu pengetahuan di bidang tenaga atom
Komitmen Indonesia semakin menguat pada tahun 1957 dengan bergabungnya Indonesia sebagai salah satu dari 18 anggota awal Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Pada tahun yang sama, Indonesia juga membentuk Lembaga Tenaga Atom (LTA) sebagai badan pelaksana pengembangan teknologi nuklir untuk tujuan damai, sejalan dengan visi nasional saat itu
Memasuki dekade 1960-an, pengembangan teknologi nuklir Indonesia mulai memasuki tahap konkret. Tahun 1961 menjadi tonggak penting dengan terjalinnya kerja sama riset nuklir antara Indonesia dan Uni Soviet, termasuk pengiriman tenaga ahli Indonesia untuk pelatihan di bidang teknologi atom. Pada tahun yang sama, pembangunan reaktor nuklir pertama Indonesia, TRIGA Mark II di Bandung, resmi dimulai dengan dukungan pendanaan dari Amerika Serikat
Dalam berbagai kesempatan, Presiden Sukarno menegaskan bahwa tenaga atom harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan umat manusia. Prinsip penggunaan teknologi nuklir untuk tujuan damai inilah yang menjadi benang merah perjalanan awal Indonesia di era atom—mulai dari kewaspadaan terhadap bahaya radioaktivitas hingga pembangunan infrastruktur nuklir nasional
Langkah-langkah awal tersebut menjadi fondasi penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta sistem pengawasan nuklir di Indonesia hingga saat ini (Tim Perpustakaan).
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Keselamatan Reaktor Nuklir: Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS) | 1 | id |