Artikel
SIMULASI PENGENDALIAN KRITIKALITAS DALAM RANGKA KAJIAN KONVERSI REAKTOR TRIGA PELAT BANDUNG MENGGUNAKAN SCALE | Prosiding SKN 2019
Indonesia mempunyai tiga buah reaktor riset, yaitu dua buah reaktor riset jenis TRIGA, serta satu reaktor MTR. Elemen bakar reaktor tipe TRIGA saat ini menggunakan elemen bahan berbentuk silinder, sedangkan elemen bakar reaktor MTR berbentuk pelat. Dengan mempertimbangkan terputusnya suplai bahan bakar jenis TRIGA yang diproduksi oleh General Atomic dan tuntutan keberlangsungan operasi dari Reaktor Riset TRIGA 2000 Bandung untuk produksi isotop dan melanjutkan penelitian-penelitian sedang dan akan berjalan, maka dilakukan kajian tentang kemungkinan mengkonversi teras reaktor TRIGA 2000 dari yang menggunakan bahan bakar tipe standard TRIGA menjadi bahan bakar tipe pelat yang sudah diproduksi di dalam negeri. Diharapkan desain teras reaktor dirancang oleh bangsa Indonesia, sehingga kemandirian desain teras reaktor dan elemen bakar dapat direalisasikan. Telah dilakukan simulasi untuk 4 tipe teras reaktor. Pada teras pertama hanya dimasukkan 1 elemen kendali dan 19 elemen bakar, pada teras kedua dimasukkan 2 elemen kendali dan 18 buah elemen bakar, jumlah elemen kendali terus ditambah, hingga pada teras ke-4 terdapat 4 elemen kendali dan 16 elemen bakar. Hasil simulasi menggunakan SCALE menunjukkan reaktor super kritis ketika tedapat 1 elemen kendali ataupun 2 s.d 4 elemen kendali dalam posisi fully up, reaktor subktritis ketika terdapat 2 s.d 4 elemen kendali dalam posisi fully down. Sehingga jumlah minimal elemen kendali yang mampu untuk mengendalikan kritikalitas reaktor adalah 2 perangkat elemen kendali.
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Pengenalan Reaktor KARTINI dan Reaktor TRIGA 2000 | id |