Makalah
Pengelan Pesawat Sinar-x Diagnostik
Jejak Cahaya Penembus Batas: Evolusi Sinar-X di Indonesia
Berawal dari penemuan revolusioner Wilhelm Conrad Röntgen pada tahun 1895, sinar-X telah bertransformasi menjadi "mata kedua" bagi dunia kedokteran yang menentukan hampir separuh keputusan medis hari ini.
Sinopsis ini menelusuri perjalanan teknologi radiologi di Indonesia, mulai dari era kolonial Belanda dengan metode fluoroskopi konvensional yang sederhana, hingga lompatan besar menuju teknologi digital yang presisi. Seiring kemajuan teknologi komputer, kita kini menyaksikan era CT Scan, X-Ray Panoramic, hingga alat diagnostik canggih lainnya yang menyebar hingga ke pelosok negeri.
Poin Utama:
Akar Sejarah: Penemuan sinar-X dan masuknya teknologi ini ke Indonesia.
Transformasi Teknologi: Peralihan dari metode lama yang dilarang WHO menuju radiografi modern yang lebih aman dan cepat.
Ekspansi Nasional: Data pertumbuhan unit sinar-X yang mencapai ribuan unit di seluruh Rumah Sakit, Klinik, dan Puskesmas demi menjangkau kesehatan masyarakat secara luas. (Tim Perpustakaan)
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Studi Kehandalan Pesawat Sinar-X Radiodiagnostik (Lanjutan) | id |