Artikel
ANALISIS EVAPORASI AIR TANGKI REAKTOR KARTINI | Prosiding SKN 2019
Evaporasi yang terjadi pada air tangki reaktor dapat mengurangi kapabilitas pendingin primer dalam memindahkan panas dari teras reaktor sehingga mempengaruhi aspek keselamatan pengoperasian reaktor. Dalam makalah ini telah dilakukan perhitungan laju evaporasi air tangki Reaktor Kartini dan pengaruhnya terhadap ketinggian permukaan air tangki. Perhitungan laju evaporasi tersebut dilakukan menggunakan model evaporasi teoretis yang mempertimbangkan parameter temperatur permukaan air serta temperatur dan kelembaban udara di dalam gedung reaktor. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa tekanan udara merupakan parameter yang memiliki pengaruh terbesar terhadap laju evaporasi, sedangkan temperatur udara memiliki pengaruh yang paling kecil terhadap laju evaporasi. Laju evaporasi air tangki berbanding lurus dengan temperatur permukaan air serta berbanding terbalik dengan tekanan udara, kelembaban dan temperatur udara di gedung reaktor. Jika Reaktor Kartini beroperasi selama 6 jam per hari dengan temperatur permukaan air tangki 32°C, penurunan ketinggian permukaan air tangki Reaktor Kartini adalah 6,55 mm per hari. Berdasarkan laju penurunan level air tangki tersebut, penambahan air tangki Reaktor Kartini akibat proses evaporasi dilakukan dalam jangka waktu setiap tiga minggu. Komparasi model evaporasi menunjukkan bahwa prediksi laju evaporasi dari model Shah cukup mendekati hasil prediksi laju evaporasi dari model teoretis dalam penelitian ini.
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Keselamatan Reaktor Kartini Ditinjau Dari Nilai Shutdown Margin | - | id |