Artikel
STUDI METODE PENENTUAN POTENSI SABOTASE DAN PERHITUNGAN KONSEKUENSI RADIOLOGI AKIBAT SABOTASE PADA INSTALASI NUKLIR | Prosiding SKN 2019
Serangan teroris 11 September telah menunjukkan bahwa kompetensi teknis, sumber daya, tingkat persiapan dan tekad dari kelompok-kelompok teroris kontemporer telah meningkat pesat selama dekade terakhir. Ancaman sabotase untuk reaktor penelitian atau fasilitas nuklir lainnya, serta ancaman yang tidak tergantung pada pengayaan bahan bakar — belum ditangani secara luas walaupun jumlah bahan radioaktif dalam teras reaktor riset dan fasilitas penyimpanan bahan bakar bekas bisa sangat besar (hingga jutaan curies) dan dapat menghadirkan bahaya radiologis yang signifikan jika dilepaskan ke lingkungan. Sehingga diperlukan sebuah metode penentuan dampak radiologi yang dilakukan akibat kejadian sabotase. Berdasarkan dokumen BMU-Jerman penentuan dampak radiologi harus dilakukan berdasarkan DBT pada fasilitas nuklir tersebut. Tujuan melakukan perhitungan konsekuensi radiologis adalah agar dampak yang tidak dapat diterima pada DBT dapat dihindari dan menentukan langkah-langkah respons dan tindakan untuk mengurangi , meminimalkan konsekuensi serta mendukung keputusan dalam proses perizinan oleh badan pengawas
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Kajian Pengawasan Paparan Medik di Fasilitas Radiologi Diagnostik dan Intervensional, TA. 2013 | TA. 2013 | id |