Artikel
DISTRIBUSI DOSIS PEKERJA RADIASI DI BIDANG MEDIS YANG DIUKUR OLEH NUKLINDOLAB PADA TAHUN 2018 | Prosiding SKN 2019
NuklindoLab merupakan salah satu laboratorium layanan pemantauan dosimeter perorangan yang sudah ditunjuk Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dan diakreditasi SNI/ISO 17025:2008 oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). NuklindoLab telah melayani lebih dari 1.000 instansi medis di tahun 2018. Sebaran dosis pekerja radiasi yang telah diukur NuklindoLab dapat dikelompokan berdasarkan pertimbangan risiko bahaya radiasi sesuai dengan area kerja medis. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk melihat distribusi dosis triwulan pekerja radiasi medis selama tahun 2018. Metode yang digunakan mengumpulkan data dosis pekerja radiasi medis dan mengelompokannya sesuai standar UNSCEAR 2017. Selama tahun 2018, Presentase pekerja radiasi medis yang dievaluasi NuklindoLab di kategori Radiologi Diagnostik sebesar 80,10%, Prosedur Intervensional –Prosedur Kardiovaskuler 14,95%, Praktik Gigi 2,65%, Radioterapi 1,18%, Kedokteran Nuklir 0,99% dan penggunaan yang lain-lain 0,12%. Nilai rata rata dosis terbesar berada di ruang lingkup Kedokteran Nuklir sebesar 0,199 mSv yang dikuti oleh Prosedur Intervensional – Prosedur Kardiovaskuler sebesar 0,056 mSv, Radiologi Diagnostik 0,031 mSv, Penggunaan Lain-lain 0,012 mSv, Praktik gigi 0,007 mSv, dan Radioterapi 0,004 mSv. Adapun rentang dosis para pekerja medis yang terdeteksi berkisar antara 0 - 83,80 mSv.
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Komputerisasi Hasil Evaluasi Dosis dan Jumlah Pekerja Radiasi Dengan Paket Program DBASE IV | - | id |