PERPUSTAKAAN BAPETEN

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Maju Mundur Tenaga Nuklir, Tempo 16 Agustus 2026
Penanda Bagikan

Kliping Elektronik

Maju Mundur Tenaga Nuklir, Tempo 16 Agustus 2026

TEMPO - Badan Organisasi;

Pemerintah Indonesia menghadapi dilema dalam menentukan kelanjutan program Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sebagai solusi mengatasi ancaman krisis energi nasional. Meskipun "buku putih" atau peta jalan pembangunan PLTN berkapasitas 5.000 megawatt telah berhasil dirampungkan sejak Oktober 2014, program ini belum berjalan karena terhambat oleh ketidakpastian sikap dari Presiden Joko Widodo. Akibat pernyataan presiden yang mengaku belum memikirkan opsi tersebut, sejumlah menteri yang awalnya membuka diri kini bersikap hati-hati, bahkan Menteri Energi Sudirman Said membantah telah menandatangani dokumen rekomendasi tersebut demi konsistensi kebijakan. Di sisi lain, instansi seperti Batan dan PT PLN mendesak kepastian komitmen jangka panjang dari pemerintah mengingat energi nuklir dinilai ekonomis, minim emisi, dan mampu menutup defisit listrik nasional di masa depan.

Di tengah ketidakpastian proyek skala besar, Batan mengalihkan fokus pada rencana pembangunan Reaktor Daya Eksperimental (RDE) berkapasitas mini (10–30 megawatt) di kawasan Puspiptek, Serpong. Rencana proyek percontohan yang menggunakan teknologi generasi terbaru ini ditargetkan beroperasi pada 2019 demi membuktikan keamanan nuklir kepada publik. Namun, proyek ini memicu kontroversi keras dari para aktivis, akademisi, dan organisasi antinuklir yang menilai langkah tersebut merupakan "siasat pintu belakang" untuk menghindari izin tapak yang rumit serta partisipasi publik yang transparan. Selain mengkhawatirkan risiko jangka panjang terkait keselamatan, limbah radioaktif, dan ancaman keamanan, para penolak juga menyoroti bahwa teknologi generasi keempat yang akan digunakan tersebut sebenarnya masih dalam tahap pengembangan dan belum teruji secara komersial di negara lain. (Tim Perpustakaan)


Ketersediaan
#
PERPUSTAKAAN BAPETEN (600) 621.483 TEM M
A0567
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
621.483 TEM M
Penerbit
Jakarta : Tempo., 2015
Deskripsi Fisik
7p.: illus.; PDF
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
621.483
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Tenaga Nuklir
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait
JudulEdisiBahasa
PLTN Bisa Menunggu, Tempo 16 Agustus 2015id
PP RI no.134 tahun 2000.tentang tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada badan pengawas tenaga nuklir.-id
Lampiran Berkas
  • Maju Mundur Tenaga Nuklir, Tempo 16 Agustus 2026
    Baca Daring / Unduh
    Other Resource Link
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BAPETEN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan BAPETEN adalah perpustakaan khusus LPNK yang menyediakan berbagai informasi dan referensi terkait pengawasan ketenaganukliran.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?