Artikel
VERIFIKASI PAPARAN RADIASI TERHADAP DESAIN PERISAI RADIASI GAMMA KNIFE RADIOSURGERY | Prosiding SKN 2018
Gamma Knife merupakan modalitas pengobatan radiosurgery untuk mendestruksi tumor di dalam otak tanpa harus melakukan tindakan pembedahan.Gamma Knife menghadirkan tantangan baru terhadap proteksi radiasi terutama desain perisai radiasi, hal ini terkait karakteristik sumber radiasi yang sangat anisotropic sehingga evaluasi terhadap perisai radiasi Gamma Knife bersifat cukup rumit dan unik.Bunker Gamma Knife harus didesain dan dibangun mengikuti ketentuan proteksi radiasi serta perlu dilakukan verifikasi pengukuran paparan radiasidi sekitar bunker untuk memastikan kecukupan pemenuhan persyaratan perisai radiasi. Makalah ini membahas verifikasi pengukuran paparan radiasi di sekitar ruang bunker Gamma Knife dikaitkan dengan hasil evaluasi perhitunganperisai radiasi bunker yang telah dilakukan oleh Evaluator BAPETEN.Verifikasi pengukuran paparan radiasi dilakukan terhadap Gamma Knife PerfexionTM dengan jumlah sumber radiasi Cobalt 60 sebanyak 192, aktivitas sumber pada saat pengukuran sebesar 5.092 Currie (Ci), ukuran kolimator maksimal 16 mm, jarak pengukuran setiap titik 30 cm dari dinding terluar bunker, dan pengukuran dilakukan dengan 4 mode penyinaran yaitu kondisi 1 (idle-KL) tanpa fantom, kondisi 2 (couch out-Ko) tanpa fantom, kondisi 3 atau kondisi operasional penyinaran (couch in-Kin) tanpa fantom, dan kondisi 3 (couch in-Kin)dengan fantom.Hasil verifikasi paparan radiasi mode penyinaran kondisi 1 (idle-KL), kondisi 2 (couch out-Ko), dan kondisi 3 (couch in-Kin)tanpa fantom menunjukkan bahwa nilai laju paparan terbesar adalah pada daerah pintu sebesar 0,116 ± 0,04 µSv/jam.Adapun untuk mode penyinaran kondisi 3 (couch in-Kin) dengan fantom diperoleh hasil bahwa nilai laju paparan terbesar berada pada daerah pintu dan bangunan existing yaitu masing-masing sebesar 0,153 ± 0,040 µSv/jam dan 0,151 ± 0,01 µSv/jam.Nilai deviasi antara hasil kalkulasi dan hasil verifikasi paparan radiasi terhadap desain perisai radiasi tidak signifikanyaitu berkisar antara 0,03 – 0,99µSv/jam, hal ini terjadi karena pada saat evaluasi perhitungan perisai radiasi diasumsikan bahwa aktivitas sumber sebesar 6.500 Ci, sedangkan pada saat dilakukan pengukuran paparan radiasi aktivitas sumbernya sebesar 5.092 Ci. Hasil verifikasi menunjukkanbahwa terdapat kesesuaian antara hasil evaluasi perhitungan perisai radiasi dan hasil pengukuran paparan radiasi bunkerdan bunker yang terbangun telahmemenuhi persyaratan proteksi radiasi sebab nilai laju paparan di sekitar bunker berada di bawah shielding design goal dan nilai pembatas dosis (dose constraint).
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Image-Guided Hypofractionated Stereotactic Radiosurgery: A Practical Approach to Guide Treatment of Brain and Spine Tumors (Ed.2) | 2 | en |