Artikel
TINJAUAN PRE-LICENSING DALAM TAHAPAN PERIZINAN REAKTOR DAYA – STUDI KASUS KANADA | Prosiding SKN 2018
Dalam pembangunan reaktor daya dengan desain baru, vendor reaktor daya berpotensi menghadapi ketidakpastian dalam proses perizinannya yang dapat mengakibatkan gagal dibangunnya reaktor yang direncanakan. Untuk mengatasi ketidakpastian perizinan bagi reaktor dengan desain baru dapat dipertimbangkan untuk mengimplementasikan pre-licensing dalam sistema perizinan reaktor daya. Telah dilakukan tinjauan prelicensing dalam tahapan perizinan reaktor daya dengan melakukan studi literatur dari dokumen-dokumen perizinan negara-negara yang telah mengimplementasikan pre-licensing. Tujuan tinjauan pre-licensing dalam tahapan perizinan reaktor daya adalah untuk menggali lebih dalam mengenai apa dan bagaimana penerapan prelicensing dalam mengatasi ketidakpastian perizinan reaktor dengan desain baru.Dari tinjauan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwapre-licensing merupakan proses perizinan yang dapat mengatasi ketidakpastian perizinan reaktor dengan desain baru dengan meminimalkan duplikasi pelaksanaan evaluasi dalam berbagai tahap perizinan dan merupakan proses yang memungkinkan beberapat tahap perizinan dilakukan secara pararel. Diharapkan hasil tinjauan ini secara umum dapat bermanfaat dalam pengembangan infrastruktur peraturan yang terkait dengan tahapan perizinan reaktor daya di Indonesia dan secara khsusu terkait dengan perizinan untuk reaktor daya dengan desain baru.
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Perizinan Reaktor Daya/PLTN (PPT) | id |