Artikel
KAJIAN TEKNIS PENGAWASAN PENGELOLAAN BAHAN BAKAR NUKLIR BEKAS | Prosiding SKN 2018
Telah dilakukan kajian teknis pengawasan pengelolaan bahan bakar nuklir bekas jangka panjang. Kajian teknis yang berhubungan dengan pengelolaan bahan bakar nuklir bekas yang dikeluarkan dari reaktor adalah daur ujung belakang. Daur bahan bakar nuklir terdiri: Daur ujung belakang terdiri dari: daur terbuka, daur tertutup, dan kebijakan “wait and see” (penundaan keputusan). Strategi apapun yang dipilih pada daur ujung belakang, maka fasilitas penyimpanan di luar reaktor harus dibangun, di Indonesia telah dibangun fasilitas penyimpanan sementara IPSB3 (Instalasi penyimpanan sementara bahan bakar bekas).Indonesia kemungkinan akan menerapkan strategi jangka panjang terhadap bahan bakar bekas yang dihasilkan dari reaktor riset. Kapasitas IPSB3 yang ada hampir pasti dapat menampung semua bahan bakar bekas yang dihasilkan RSG GAS Serpong. Pemerintah dalamn hal ini BAPETEN harus menetapkan ketentuan, dalam kerangka hukum, yang mengatur pengelolaan bahan bakar bekas jangka panjang, termasuk di dalamnya adalah pendanaan untuk kegiatan tersebut. Saat ini, belum ada falisitas penyimpanan lestari bahan bakar nuklir bekas.