Artikel
TINJAUAN KETIDAKSESUAIAN DOKUMEN PROGRAM PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASI UNTUK PESAWAT SINAR-X RADIOLOGI DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL DALAM PROSES PERIZINAN | Prosiding SKN 2018
Penggunaan radiologi diagnostik dan intervensional yang semakin pesat sebagai wujud pelayanan kesehatan harus mengedepankan keselamatan bahaya radiasi, BAPETEN melalui perizinan dengan aspek pengawasan memberikan persyaratan yang ketat, jelas, transparan, tegas dan adil sebagai pertimbangan bahaya risiko yang ditimbulkan. Pemegang Izin bertanggung jawab mewujudkan keselamatan radiasi bagi pekerja, masyarakat dan lingkungan melalui Program Proteksi dan Keselamatan Radiasi (PPKR) seperti yang tertuang di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 33 tahun 2007, PP Nomor 29 tahun 2008 dan Peraturan Kepala (Perka) BAPETEN Nomor 8 tahun 2011. Pelayanan perizinan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (FRZR) telah memberikan tatacara penyusunan maupun template Dokumen PPKR sebagai tools agar memudahkan Pemegang Izin dalam memenuhi persyaratan izin, namun masih banyak dokumen PPKR yang isinya tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan sehingga perlu ditinjau dan dianalisa ketidaksesuaiannya sebagai masukan bagi Direktorat Perizinan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DPFRZR) dalam melakukan inovasi perubahan yang lebih baik. Metode yang dilakukan dengan pengumpulan data sampel dan ketidaksesuaian dokumen PPKR dikategorikan menjadi personil, denah, deskripsi pesawat sinar X, perlengkapan proteksi radiasi, prosedur dan rekaman. Dari hasil tinjauan didapatkan ketidaksesuaian terbesar terjadi pada kategori rekaman, hal ini terjadi karena instansi Pemegang Izin belum menerapkan sistem dokumentasi yang baik. Besarnya ketidaksesuian dokumen menjadi masukan bagi DPFRZR dalam memberikan pemahaman tatacara menyusun dokumen PPKR dan melakukan perubahan template dokumen PPKR menjadi lebih sederhana dan mudah dipahami.
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Pedoman Umum Analisis Keselamatan Radiasi Tenorm | id |