PERPUSTAKAAN BAPETEN

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PENILAIAN KESELAMATAN RADIASI UNTUK PENGGUNAAN PENCITRAAN MANUSIA NON-MEDIS DI LAPAS BANCEUY BANDUNG | Prosiding SKN 2018
Penanda Bagikan

Artikel

PENILAIAN KESELAMATAN RADIASI UNTUK PENGGUNAAN PENCITRAAN MANUSIA NON-MEDIS DI LAPAS BANCEUY BANDUNG | Prosiding SKN 2018

Putra Daeng Beta, Werdi - Nama Orang; Hendry Eka Putra, Zalfy - Nama Orang;

Pencitraan manusia non-medis atau lebih dikenal dalam istilah komersialnya dengan nama “body scanner” adalah alat pemindai tubuh manusia menggunakan radiasi sinar-X untuk mendeteksi benda asing di permukaan atau dalam tubuh manusia untuk tujuan keamanan fasilitas misalnya digunakan di bandar udara, pelabuhan, LAPAS (Lembaga Pemasyarakatan), penjara, dan fasilitas-fasilitas umum lainnya. Dalam rangka pengendalian keamanan dan pencegahan peredaran narkoba (narkotika dan obat-obat terlarang) di LAPAS, maka masyarakat/pengunjung LAPAS dan pegawai LAPAS di LAPAS Banceuy, Bandung diwajibkan untuk melalui pemeriksaan dengan body scanner. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai tingkat keselamatan radiasi dalam pemanfaatan body scanner di LAPAS Banceuy Bandung. Metode penelitian dilakukan dengan pengumpulan data primer melaluisurvei radiasi di lokasi penggunaan body scanner di LAPAS Kelas IIA Banceuy, Bandung pada tanggal 16 Pebruari 2017.Dosis yang diterima operator adalah 80 uSv/tahun; sedangkan untuk pegawai LAPAS adalah 725,28 uSv/tahun atau 480 scan/tahun diizinkan melalui body scanner; dan untuk masyarakat/pengunjung LAPAS adalah 3,22 uSv/kunjungan.Disimpulkan bahwa, pemanfaatan body scanner di LAPAS Kelas IIA Banceuy, Bandung dinyatakan aman dan selamat bagi operator/pekerja radiasi, pegawai LAPAS dan pengunjung/masyarakat sesuai dengan penerapan prinsip proteksi radiasi.Selain itu, perlu dipertimbangkan aspek etika, psikologis dan hukum positif dalam pemanfaatan body scanner untuk pegawai LAPAS, dalam hal perlu atau tidaknya dilakukan pemeriksaan dengan body scanner.


Ketersediaan
#
PERPUSTAKAAN BAPETEN (300) 363.17 PUT P
A0615/2026
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
Peningkatan Optimisasi Proteksi Radiasi dalam Pengawasan Ketenaganukliran yang Terpadu
No. Panggil
363.17 PUT P
Penerbit
Malang : Bapeten & Universitas Brawijaya., 2018
Deskripsi Fisik
5p. : Illus. ; pdf
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
1412-3258
Klasifikasi
363.17
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
2018
Subjek
Keselamatan Radiasi
Info Detail Spesifik
Konten Lokal Prosiding SKN BAPETEN
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait
JudulEdisiBahasa
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Pusat Pengkajian Keselamatan Radiasi TA. 2003-id
Lampiran Berkas
  • PENILAIAN KESELAMATAN RADIASI UNTUK PENGGUNAAN PENCITRAAN MANUSIA NON-MEDIS DI LAPAS BANCEUY BANDUNG | Prosiding SKN 2018
    Baca/Unduh PDF
    Other Resource Link
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BAPETEN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan BAPETEN adalah perpustakaan khusus LPNK yang menyediakan berbagai informasi dan referensi terkait pengawasan ketenaganukliran.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?