Artikel
PERHITUNGAN KRITIKALITAS DALAM RANGKA KAJIAN KONVERSI REAKTOR TRIGA PELAT BANDUNG MENGGUNAKAN SCALE | Prosiding SKN 2018
Indonesia memiliki tiga buah reaktor riset, dua buah reaktor TRIGA dan satu reaktor MTR RSG-GAS. Elemen bakar reaktor tipe TRIGA saat ini menggunakan elemen bahan berbentuk silinder, sedangkan elemen bakar reaktor RSG-GAS berbentuk pelat. Tidak diproduksinya lagi bahan bakar jenis TRIGA oleh General Atomic dan adanya tuntutan untuk tetap beroperasinya reaktor riset Bandung untuk produksi isotop dan melanjutkan penelitian-penelitian sedang dan akan berjalan, dilakukan kajian tentang kemungkinan mengkonversi teras reaktor TRIGA 2000 dari yang menggunakan bahan bakar tipe standard TRIGA buatan General Atomic menjadi bahan bakar tipe pelat yang sudah diproduksi di dalam negri. Diharapkan desain teras reaktor dirancang oleh bangsa Indonesia, sehingga kemandirian desain teras reaktor dan elemen bakar dapat direalisasikan. Telah dilakukan simulasi kritikalitas menggunakan program SCALE untuk 21 tipe teras reaktor yang berbeda, Aplikasi yang digunakan adalah KENO-VI, pemodelan Monte Carlo tiga dimensi (3-D) untuk analisis keselamatan kritikalitas. Library tampang lintang yang digunakan adalah v7-238.. Pada teras pertama hanya dimasukkan 1 buah elemen bakar, jumlah elemen bakar terus ditambah, hingga pada teras ke-21 terdapat 21 elemen bakar di dalam teras. k-eff meningkat dengan peningkatan jumlah elemen bakar di dalam teras reaktor. Reaktor subkritis ketika terdapat 1 s.d 15 elemen bakar di dalam teras. Reaktor superkritis ketika terdapat 16 s.d 21 elemen bakar. Pada simulasi ini hanya terdapat elemen bakar, perlu adanya elemen kendali atau batang kendali untuk mengendalikan kritikalitas reaktor.
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Sub Kajian Analisis Parameter Operasi Reaktor TRIGA Bandung Dengan RELAP5/MOD3.2, TA. 2011 | id |