BAPETEN Kembangkan Metode Evaluasi Baru untuk Sistem Pengelolaan Limbah Radioaktif PLTN Dalam upaya memperkuat sistem keselamatan nuklir nasional, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) mengembangkan metode evaluasi baru untuk sistem pengelolaan limbah radioaktif di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Langkah ini dinilai krusial dalam rangka menghadapi rencana pembangunan PLTN di Indone…
Gunung Muria: Kajian Geokimia Ungkap Risiko Vulkanik untuk Tapak PLTN Kajian terbaru dari Pusat Pengembangan Energi Nuklir BATAN mengungkapkan bahwa Gunung Muria, yang berjarak sekitar 25 km dari tapak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Muria di Ujung Lemahabang, memiliki sejarah geokimia yang kompleks namun saat ini dinilai non kapabel alias tidak berpotensi mengalami erupsi magmatik d…
Pusat Pengkajian Sistem Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), merilis kajian penting mengenai pembelajaran justifikasi pembangunan PLTN baru di Inggris sebagai referensi untuk Indonesia. Studi ini mengupas proses yang dilakukan Inggris dalam mengevaluasi jenis-jenis reaktor nuklir untuk pembangunan PLTN baru, dengan mempertimbangkan delapan kri…
Pemerintah Indonesia menunjukkan kesiapan serius dalam pengawasan pembangunan dan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Dalam kajian yang disusun oleh BAPETEN, dipaparkan bahwa Indonesia telah memiliki infrastruktur pengawasan yang mencakup badan pengawas, sistem legislasi, peraturan, perizinan, hingga inspeksi yang memadai untuk mendukung keberhasilan proyek PLTN. BAPETEN…
PLTN Millstone di Connecticut, Amerika Serikat, menjadi sorotan dunia sebagai salah satu pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang paling siap dalam menghadapi situasi darurat. Dengan tiga unit reaktor – dua di antaranya masih aktif hingga 2035 dan 2045 – PLTN ini dilengkapi organisasi tanggap darurat yang melibatkan berbagai lembaga negara, pemerintah daerah, hingga otoritas federal. …
Ancaman tsunami sebagai dampak fenomena alam ekstrem menjadi sorotan serius dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia. Melalui kajian mendalam yang dilakukan oleh Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir BAPETEN, disoroti pentingnya penyesuaian terhadap standar internasional IAEA DS 417 guna menjamin keselamatan PLTN di lokasi rawa…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) resmi menerbitkan pedoman terbaru terkait analisis keselamatan deterministik untuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), yang secara khusus mengakomodasi desain reaktor modular kecil atau Small Modular Reactor (SMR) non-LWR (Light Water Reactor). Dokumen ini disusun untuk mendukung rencana Indonesia dalam pembangunan PLTN dengan standar keselamatan inte…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melalui Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir (P2STPIBN) merilis laporan strategis mengenai peran vital Technical Support Organization (TSO) dalam mendukung pengembangan dan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia. Kajian ini menjadi pijakan awal penting dalam mempersiapkan infrastruktur regu…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melalui Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir (P2STPIBN) telah merampungkan kajian penting mengenai dampak desain multi modul pada reaktor daya kecil, menengah, dan modular (Small Modular Reactor - SMR) terhadap kerangka regulasi nasional. Kajian ini menyoroti perkembangan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir …
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) merilis laporan hasil kajian Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) untuk calon tapak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Kalimantan Barat. Kajian ini merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko seismik terhadap keselamatan pengoperasian instalasi nuklir di tengah rencana pengembangan energi nuklir nasional. Laporan yang disusun oleh Pusat …