Prosiding ini merangkum hasil Seminar yang diselenggarakan oleh Puslitbang Keselamatan Radiasi dan Biomedika Nuklir - BATAN, bekerja sama dengan Pertamina dan BAPETEN pada tahun 2003. Seminar ini secara khusus mengupas tema "Optimasi Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Keselamatan Radiasi dan Lingkungan," menyoroti potensi bahaya dan langkah mitigasi yang harus diterapkan dalam berbagai s…
Sejak tahun 2020, SPRL mengalami kerusakan pada adapter sehingga tidak mampu beroperasi. Oleh karena itu, kegiatan tahun ini difokuskan untuk perbaikan atas kerusakan tersebut. Perbaikan dilakukan dengan melakukan penggantian suku cadang yang rusak, yaitu adapter, dengan adapter yang serupa. Selain itu juga dilakukan penggantian kabel sling yang berkarat. Pengadaan dilakukan melalui pihak ketig…
Kajian ini disusun untuk menindaklanjuti Nota Dinas nomor 0695/KN 0101/DPFRZR/III/2021 tanggal 12 Maret mengenai kajian terhadap proses perpanjangan izin penggunaan zat radioaktif bentuk khusus untuk well logging milik salah satu perusahaan pemegang izin.
Sebuah studi dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) mengungkap bahwa awak pesawat yang bertugas di penerbangan domestik Indonesia menerima paparan radiasi kosmik yang melampaui batas dosis tahunan bagi masyarakat umum. Berdasarkan hasil simulasi menggunakan perangkat lunak CARI-7A, awak kabin dapat menerima dosis efektif tahunan sekitar 1,4 miliSievert (mSv), sedikit lebih tinggi dari bata…
Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBBN) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) berhasil mengembangkan metode peningkatan kualitas citra radiografi sinar-X digital (image enhancement) guna mendukung evaluasi bahan bakar reaktor daya tipe Pressurized Water Reactor (PWR) berbahan bakar UO2 alam pra-iradiasi. Teknologi ini digunakan untuk memastikan integritas dan konsistensi dimensi bahan bakar s…
Bagian pengantar ini menekankan pentingnya penerapan Basic Safety Standards (BSS) sebagai landasan perlindungan terhadap radiasi pengion dalam berbagai praktik, termasuk radioterapi. Karena sifat BSS yang umum, setiap negara perlu menyesuaikan penerapannya dengan regulasi nasional, namun hal ini sering menimbulkan variasi interpretasi dan inkonsistensi. Untuk itu, dibutuhkan panduan regulasi ya…
IAEA memiliki fungsi utama untuk menetapkan standar keselamatan dalam penggunaan energi nuklir secara damai guna melindungi kesehatan, kehidupan, dan properti. Standar ini disusun melalui berbagai komite ahli (CSS, NUSSC, RASSC, TRANSSC, WASSC) dengan partisipasi luas dari negara anggota, dan dikaji secara internasional sebelum disahkan. Meskipun tidak bersifat mengikat secara hukum bagi neg…
This publication establishes requirements in respect of the governmental, legal and regulatory framework for safety. It covers the essential aspects of the framework for establishing a regulatory body and taking other actions necessary to ensure the effective regulatory control of facilities and activities utilized for peaceful purposes. Other responsibilities and functions, such as liaison wit…
This report is concerned with radioactive sources that may be used in industry, research and teaching, agriculture, medical practice and military applications. It is not concerned with the nuclear fuel cycle as such, although it is concerned with any uses of radioactive sources within establishments of the nuclear fuel cycle, such as industrial radiography. In addition, issues associated with t…
This slide is about Training Materials Physical Protection And Security Management of Radiactive Sources for Inspectors at Hotel Santika, 18-20 April 2011 Bandung Indonesia (AR)