Pemerintah melalui Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) semakin memperketat pengawasan terhadap penggunaan pesawat sinar-X untuk radiologi diagnostik dan intervensional. Saat ini, terdapat lebih dari 8.500 unit pesawat sinar-X aktif di Indonesia, yang memainkan peran penting dalam mendiagnosis berbagai penyakit. Namun, di balik kemajuan ini, penting untuk memastikan bahwa alat-alat tersebut b…
Penggunaan radiasi dalam prosedur medis diagnostik memiliki manfaat yang signifikan dalam mendukung keputusan klinis, namun juga membawa risiko paparan radiasi bagi pasien. Oleh karena itu, diperlukan upaya optimisasi untuk memastikan dosis radiasi yang diterima pasien tetap dalam batas yang dapat diterima tanpa mengurangi kualitas diagnostik citra medis. Diagnostic Reference Level (DRL) atau T…
TELAAH SINGKAT KEBIJAKAN AKREDITASI BAGI LEMBAGA UJI KESESUAIAN PESAWAT SINAR-X. Program uji kesesuaian telah diimplementasikan sejak tahun 2011 dan dilakukan pembaruan regulasi pada tahun 2018. Seiring dengan perkembangan implementasi di lapangan, perlu untuk menyesuaikan dengan dinamika permasalahan yang timbul. Di tahun 2021 direncanakan untuk melakukan penyusunan rancangan perubahan Perba N…
Indonesia belum memiliki fasilitas kalibrasi untuk multimeter sinar-X sehingga kalibrasi dilakukan ke luar negeri yang membutuhkan beban anggaran yang besar dan waktu yang relatif lama. Hal tersebut mempengaruhi layanan yang diberikan oleh laboratorium uji kesesuaian (LUK) menjadi terhambat. Telah dilakukan tinjauan awal untuk mengidentifikasi laboratorium kalibrasi yang memiliki kemampuan laya…
Optimisasi paparan medik merupakan upaya agar dosis yang diberikan kepada pasien dapat serendah mungkin. Pada kegiatan radiologi diagnostik dan intervensional, optimisasi tidak hanya berfokus pada dosis rendah, namun juga memastikan kualitas citra cukup memadai untuk tujuan diagnostik. Evaluasi terhadap penerapan optimisasi paparan medik dapat dilakukan dengan menggunakan Tingkat Panduan Diagno…