Proyek ini merupakan kegiatan lanjutan dari kegiatan yang serupa tahun sebelumnya (2002-2003) untuk memperoleh informasi mengenai kondisi peralatan dan pelayanan di beberapa institusi Kedokteran Nuklir di Indonesia. (AR)
Di Indonesia terdapat sekitar 20 Rumah Sakit (RS) yang memberikan layanan radioterapi dalam bentuk fasilitas radiasi ekternal maupun brakhiterapi. Adalah sangat penting untuk mengetahui seberapa jauh fasilitas-fasilitas ini telah digunakan sebagaimana mestinya melalui studi yang cukup mendalam mengingat bahwa keselamatan pasien, pekerja dan juga kehandalan pesawat merupakan unsur utama suksesny…
Hasil kajian ini selain untuk tujuan pengawasan keselamatan layanan radioterapi, hasil studi ini semoga juga memberikan masukan kepada pemerintah, terutama untuk perhatian Departemen Kesehatan, BAPETEN, dan BATAN mengenai perkembangan Radioterapi di Indonesia. (AR)
Selain untuk tujuan pengawasan keselamatan layanan radioterapi, hasil studi ini semoga juga memberi masukan kepada pemerintah, terutama untuk perhatian Departemen Kesehatan, BAPETEN, dan BATAN mengenai perkembangan Radioterapi di Indonesia. Bila masukan yang demikian dapat diperoleh secara kontinu, diharapkan pemerintah dapat secepatnya mendeteksi kondisi layanan radioterapi secara nasional, se…
Tujuan utama dari studi lanjutan ini adalah untuk memperoleh informasi tambahan mengenai kondisi peralatan dan pelayanan di beberapa institusi Radiologi seperti yang telah dilakukan pada studi awal proyek ini. Dalam proyek ini telah dilakukan pemeriksaan sejumlah pesawat sinar-X Milih 5 institusi, yaitu: Perjan RSUP D. Djamil - Padang, Perjan RSUP Dr. Moh. Hoesin - Palembang, RS Tk II Kesdam D…
Dalam proyek ini pemeriksaan dilakukan oleh tim Fisika Medis Jurusan Fisika FMIPA UI yang dibantu oleh staf BATAN beserta peralatan pendukungnya yang relatif masih terbatas. Hasil proyek ini dapat memberi informasi mengenai layanan radiografi yang diperoleh dari institusi yang dipilih acak. Beberapa pesawat sudah tua dan sudah mengalami degradasi fungsi. Namun ditemui pula beberapa pesawat deng…
Tujuan dari Laporan proyek peningkatan kapasitas SDM dalam pengawasan keselamatan nuklir BAPETEN ini adalah membantu BAPETEN merumuskan sistem pengelolaan SDM dalam bidang: Perumusan kompetensi SDM menururt fungsi kerjanya di bidang pengawasan nuklir; dan Kerangka kebijakan strategis terkait dengan peningkatan kompetensi SDM; (Jml)
Berisi Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Biro Perencanaan yaitu : 1. Pembangunan sistem informasi manajemen database terpadu RDBMS dan sistem jaringan intranet/internet; 2. Pengembangan sistem informasi pemasyarakatan dalam pengawasan pemanfataan tenaga nuklir; 3. Pembinaan dan peningkatan kapasitas SDM; 4. Penyusunan sistem perencanaan program anggaran dan pelaporan pemerintahan; dan 5. Kerjasama …
BAPETEN bekerja sama dengan BATAN (sekarang tergabung di BRIN) telah menyelesaikan analisis keselamatan radiasi pada tambang emas PT Newmont Nusa Tenggara di Sumbawa. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi dampak dari Technologically Enhanced Naturally Occurring Radioactive Material (TENORM) yang dihasilkan selama proses penambangan. Analisis ini bertujuan untuk memastikan tingkat paparan …