Dokumen DS 507 direncanakan untuk diterbitkan menggantikan SSG-9. Perubahan tersebut dilakukan dengan berbagai pertimbangan diantaranya adalah bahwa kajian bahaya seismik merupakan topik ilmu multi displin yang melibatkan pengetahuan dan teknik dari geologi, geofisika dan seismologi. Selain itu displin ilmu tersebut memiliki perkembangan teknologi yang relatif cepat sehingga perkembangan teknol…
Hingga saat ini, metodologi untuk identifikasi dan klasifikasi struktur, sistem dan komponen (SSK) yang penting untuk keselamatan instalasi nuklir non reaktor (INNR) belum tersedia secara memadai, baik pedoman ataupun standar yang diterbitkan oleh IAEA maupun negara lain. Pada Tahun 2019, BAPETEN sedang menyusun peraturan badan terkait dengan klasifikasi keselamatan SSK instalasi nuklir. Hal in…
Telah dilakukan suatu kajian yang membandingkan standar sistem manajemen berdasarkan standar IAEA GSR Part 2 dengan ISO 9001:2015 di bidang ketenaganukliran di Indonesia. Studi ini perlu dilakukan karena GSR Part 2, sebagai salah satu standar IAEA mengenai persyaratan umum keselamatan, akan diadapsi menjadi peraturan perundangundangan nasional oleh negara-negara anggotanya, termasuk Indonesia. …
Indonesia tengah mempersiapkan langkah strategis dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Salah satu kunci keberhasilan proyek besar ini adalah hadirnya Organisasi Dukungan Teknis (Technical Support Organization/TSO) yang berperan mendukung keselamatan, keamanan, dan efisiensi operasional nuklir. Kajian yang dilakukan oleh tim peneliti BAPETEN menegaskan bahwa keberadaan TS…