nan panduan format dan isi program pengalaman operasi (Operating Experience/OPEX). Penelitian yang dilakukan oleh Liliana Yetta Pandi dan tim dari Pusat Kajian Keselamatan Reaktor dan Bahan Nuklir mengungkapkan bahwa laporan pengalaman operasi oleh pemegang lisensi selama ini belum sepenuhnya sesuai dengan standar keselamatan internasional dari IAEA. Menurut regulasi yang berlaku, setiap ins…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) mengukuhkan langkah besar dalam digitalisasi birokrasi perizinan dengan mengembangkan sistem manajemen proyek berbasis komputer untuk pengurusan izin tapak Reaktor Daya Eksperimental (RDE). Sistem ini, yang dikenal sebagai B@lis Online, dirancang untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kecepatan dalam evaluasi perizinan instalasi nuklir, menyelaras…
Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan bahwa tingkat radioaktivitas di udara pada kawasan kerja Kawasan Nuklir Bandung (KNB) berada dalam ambang batas aman. Pemantauan dilakukan di 21 titik menggunakan pencacah beta-total dan spektrometer gamma, menghasilkan data penting terkait keselamatan radiasi bagi para pekerja dan masyarak…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) meluncurkan pendekatan baru dalam memodelkan biaya pengoperasian stasiun pemantauan radiasi di Indonesia. Melalui studi yang dipresentasikan dalam Prosiding Seminar Keselamatan Nuklir 2022, BAPETEN mengadopsi metode perhitungan biaya dari sektor pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) untuk menghitung Levelized Cost of Monitoring (LCOM) — biaya pemantaua…
Indonesia melalui Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) terus memperkuat sistem keamanan nuklir nasional demi mencegah penyalahgunaan bahan radioaktif yang dapat mengancam keselamatan publik. Salah satu upaya strategis tersebut diwujudkan dalam pembentukan Indonesia Center of Excellence on Nuclear Security and Emergency Preparedness (I-CoNSEP), sebuah pusat unggulan yang berperan penting dalam…
Dalam upaya mempercepat tercapainya target Net Zero Emission (NZE) 2060, Indonesia tengah mempersiapkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Kalimantan Barat. Hasil studi yang dipaparkan dalam Seminar Keselamatan Nuklir 2022 oleh peneliti BRIN menunjukkan bahwa pengoperasian PLTN Small Modular Reactor (SMR) berkapasitas 100 MW pada 2028 mampu secara signifikan menurunkan keter…
Dalam upaya memperkuat keamanan fasilitas nuklir dari potensi ancaman internal, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui tim penelitinya di Reaktor Serbaguna G.A. Siwabessy memperkenalkan sistem kecerdasan buatan berbasis pengenalan pola berjalan (gait recognition). Studi awal ini menunjukkan teknologi tersebut mampu mengenali individu berdasarkan pola berjalan mereka dengan tingkat akur…
Dalam upaya mendorong efisiensi dan keselamatan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) generasi mendatang, para peneliti dari BRIN, ITB, dan Nagaoka University of Technology memaparkan pemahaman terkini serta isu-isu kritis yang masih membayangi teknologi High Temperature Gas-cooled Reactor (HTGR) dengan sistem gas turbin siklus langsung. Teknologi ini menjanjikan efisiensi tinggi hingga 50% d…
Kajian terbaru dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan BAPETEN menyoroti pentingnya pemetaan patahan geologi untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Kalimantan Barat. Penelitian yang dilakukan oleh Akhmad Muktaf Haifani dan timnya mengungkap bahwa wilayah calon tapak PLTN di Pantai Gosong dipengaruhi oleh aktivitas patahan Adang-Lupar, yang dikategorikan sebagai pa…
Dalam rangka mendukung efisiensi dan keselamatan operasi Reaktor Kartini, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Direktorat Pengelolaan Fasilitas Ketenaganukliran mengembangkan Aplikasi Form Digital Logbook Operasi Reaktor. Aplikasi ini menggantikan metode pencatatan manual yang selama ini menggunakan logbook fisik dan rawan kesalahan. Berbasis Visual Basic dan berjalan di platform …