Seiring dengan meningkatnya pemanfaatan radiasi pengion di bidang medik, khususnya dalam prosedur radiologi diagnostik dan intervensional, potensi risiko paparan radiasi berlebih terhadap pasien juga semakin besar. Untuk meminimalkan risiko tersebut, penerapan prinsip optimisasi proteksi dan keselamatan radiasi menjadi sangat penting, salah satunya melalui penetapan tingkat panduan paparan medi…
Penggunaan pesawat sinar-X di bidang medik, khususnya untuk radiologi diagnostik dan intervensional, terus mengalami peningkatan baik dari segi kuantitas maupun teknologi, termasuk penggunaannya pada pasien pediatrik. Untuk meminimalkan risiko paparan radiasi, penerapan prinsip optimisasi proteksi dan keselamatan radiasi melalui tingkat panduan paparan medik menjadi suatu keharusan. Namun, Pera…
Peningkatan pemanfaatan pesawat sinar-X dalam radiologi diagnostik dan intervensional menuntut penguatan aspek proteksi dan keselamatan radiasi pasien. Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2007 dan Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 9 Tahun 2011 mewajibkan penerapan Tingkat Panduan Paparan Medik (TPPM) serta pelaksanaan uji kesesuaian pesawat sinar-X sebagai upaya optimalisasi proteksi pasien. Artik…
Kecelakaan di PLTN Fukushima Daiichi pada 11 Maret 2011 bukan sekadar krisis teknologi, melainkan krisis kepercayaan publik. Dalam konteks itulah pemerintah Jepang menerbitkan BOOKLET to Provide Basic Information Regarding Health Effects of Radiation: Vol. 2 – Accident at TEPCO’s Fukushima Daiichi NPS and Thereafter (Initiatives by Ministries and Agencies). Buku ini menjadi dokumen resmi ya…
Di tengah ingatan panjang dunia terhadap tragedi nuklir, kehadiran buku Basic Knowledge and Health Effects of Radiation Vol. 1 menjadi ikhtiar serius Pemerintah Jepang untuk menjembatani sains dan kegelisahan publik. Diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Jepang bersama National Institutes for Quantum Science and Technology, buku ini lahir dari kebutuhan mendesak pascakecelakaan PLTN Fuk…
Dokumen ini menyajikan laporan mendalam mengenai upaya Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dalam mentransformasi standar layanan publik mereka melalui survei kepuasan pelanggan yang komprehensif. Sebagai lembaga non-profit yang memikul tanggung jawab krusial dalam pengawasan tenaga nuklir di Indonesia, BAPETEN berupaya menjawab tantangan globalisasi dengan memperkuat etos kerja profesional, …
Dokumen ini membahas pentingnya pengelolaan sumber radioaktif secara aman untuk mencegah kecelakaan yang berpotensi menimbulkan dampak fatal, baik bagi manusia, lingkungan, maupun perekonomian. Latar belakangnya berangkat dari berbagai kasus kecelakaan radiasi, termasuk tragedi Goiânia 1985 dan peristiwa 11 September 2001, yang menegaskan urgensi aspek keamanan dalam pemanfaatan teknologi nukl…
Buku modul pelatihan ini disusun oleh BAPETEN sebagai panduan strategis dalam memahami dan menerapkan aspek keamanan sumber radioaktif. Berangkat dari pengalaman kecelakaan radiasi di berbagai negara termasuk insiden tragis di Goiânia, Brasil (1985) dan peristiwa 11 September 2001 materi ini menekankan pentingnya sistem keamanan yang ketat dalam pengelolaan, penggunaan, hingga penyimpanan sumb…
Dokumen ini mengulas urgensi penetapan standar pengawasan terhadap sumber radioaktif dan limbahnya di Indonesia guna memastikan keamanan lingkungan dari paparan radiasi yang tidak terkendali. Melalui kajian mendalam yang dilakukan oleh BAPETEN pada tahun 2005, fokus utama diarahkan pada perumusan tingkat klierens (clearance level) untuk limbah padat sebagai kelanjutan dari regulasi limbah cair …
Di tengah bayang-bayang ancaman terorisme global pasca tragedi WTC 2001, tulisan Martua Sinaga ini mengungkap urgensi krusial di balik pengawasan ketat sumber radioaktif agar tidak jatuh ke tangan yang salah. Penulis menyoroti risiko nyata "bom kotor" senjata konvensional berbahan radioaktif yang mampu memicu bencana radiasi, kontaminasi massal, hingga guncangan ekonomi nasional. Melalui ana…