Handout ini merupakan materi presentasi dari Lokakarya Jaminan Kualitas, Dosimetri, dan Optimalisasi dalam Radiologi Diagnostik yang diselenggarakan di Jakarta pada Desember 2009 melalui kolaborasi antara Departemen Fisika Universitas Indonesia, Depkes RI, dan IAEA. Secara spesifik, dokumen tersebut membahas topik dosimetri pada Computed Tomography (CT) yang dipaparkan oleh Napapong Ponangpang,…
Dokumen ini merupakan sebuah protokol jaminan kualitas (quality assurance) untuk peralatan sinar-X diagnostik yang disusun oleh gugus tugas AAPM (American Association of Physicists in Medicine) sebagai panduan praktis bagi teknolog radiologi di berbagai tingkatan institusi medis. Protokol ini bertujuan untuk memberikan bantuan teknis dalam mengimplementasikan program pemantauan rutin menggunaka…
Dokumen tersebut berisi pengantar mengenai program pengujian kepatuhan peralatan Sinar-X diagnostik yang diperkenalkan oleh Radiological Council of Western Australia sejak 1 Januari 1997. Program ini diinisiasi untuk meminimalkan paparan radiasi yang tidak perlu pada pasien akibat kinerja peralatan yang buruk serta memastikan standar kualitas melalui pengawasan ketat sesuai Radiation Safety Act…
Dokumen ini berisi panduan Program Pengujian Kepatuhan Peralatan Sinar-X di Australia Barat yang bertujuan untuk: Tujuan: Mengurangi paparan radiasi yang tidak perlu pada pasien akibat kinerja alat yang buruk. Cakupan: Berlaku untuk semua alat sinar-X medis, gigi, kiropraktik, dan CT Scan yang digunakan pada manusia. Poin Penting: Pengujian fokus pada keselamatan radiasi dan kualita…
Laporan Kegiatan Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DIFRZR) Tahun Anggaran 2006 ini memaparkan pelaksanaan fungsi pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir pada fasilitas kesehatan, industri, dan penelitian. Kegiatan pengawasan dilaksanakan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) sebagai implementasi amanat Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran serta p…
Pemanfaatan teknik brakiterapi dengan laju dosis tinggi (HDR) dalam pengobatan kanker memberikan efektivitas terapi yang signifikan, namun juga membawa risiko keselamatan yang tidak dapat diabaikan. Berdasarkan publikasi ICRP No. 97 tahun 2004, laju dosis yang tinggi (1,6–5,0 Gy per menit) dapat menyebabkan potensi terjadinya kelebihan atau kekurangan dosis pada pasien. Lebih dari 500 kejadia…
Seiring dengan meningkatnya pemanfaatan radiasi pengion di bidang medik, khususnya dalam prosedur radiologi diagnostik dan intervensional, potensi risiko paparan radiasi berlebih terhadap pasien juga semakin besar. Untuk meminimalkan risiko tersebut, penerapan prinsip optimisasi proteksi dan keselamatan radiasi menjadi sangat penting, salah satunya melalui penetapan tingkat panduan paparan medi…
Penggunaan pesawat sinar-X di bidang medik, khususnya untuk radiologi diagnostik dan intervensional, terus mengalami peningkatan baik dari segi kuantitas maupun teknologi, termasuk penggunaannya pada pasien pediatrik. Untuk meminimalkan risiko paparan radiasi, penerapan prinsip optimisasi proteksi dan keselamatan radiasi melalui tingkat panduan paparan medik menjadi suatu keharusan. Namun, Pera…
Peningkatan pemanfaatan pesawat sinar-X dalam radiologi diagnostik dan intervensional menuntut penguatan aspek proteksi dan keselamatan radiasi pasien. Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2007 dan Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 9 Tahun 2011 mewajibkan penerapan Tingkat Panduan Paparan Medik (TPPM) serta pelaksanaan uji kesesuaian pesawat sinar-X sebagai upaya optimalisasi proteksi pasien. Artik…
Kecelakaan di PLTN Fukushima Daiichi pada 11 Maret 2011 bukan sekadar krisis teknologi, melainkan krisis kepercayaan publik. Dalam konteks itulah pemerintah Jepang menerbitkan BOOKLET to Provide Basic Information Regarding Health Effects of Radiation: Vol. 2 – Accident at TEPCO’s Fukushima Daiichi NPS and Thereafter (Initiatives by Ministries and Agencies). Buku ini menjadi dokumen resmi ya…