Radioactive sources are used routinely by hospitals, research facilities and industry for such purposes as diagnosing and treating illnesses, sterilising equipment and inspecting welds. In countries with mature regulatory structures, the use of radioactive sources is highly regulated from a safety perspective. Licensees (authorised users) readily accept such regulations because they are well aw…
Experience in a wide range of organisations entrusted with the security of sensitive materials strongly indicates that pervasive culture of security-as much as a robust security infrastructure-is essential to successfully lowering the risks associated with insider and external threats. This WINS International Best Practice Guide explains what nuclear security culture is, how it is created, and …
Although radioactive sources are used around the world for multiple health purposes, they have the potential to cause significant harm if they fall into the wrong hands. A serious security event involving such sources could open a health care facility (HCP) to legal and economic liabilities; injure personnel, patients and members of the public; damage the environment; create widespread fear, pa…
Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading telah melakukan pemantauan intensif terhadap estimasi dosis radiasi yang diterima oleh organ mata para pekerja medis selama menjalankan prosedur fluoroskopi. Studi ini berlangsung dari tahun 2019 hingga 2021 sebagai tanggapan atas penurunan ambang batas dosis ekivalen untuk mata yang ditetapkan oleh Bapeten, dari 150 mSv menjadi hanya 20 mSv per tahun. …
Penelitian terbaru yang dilakukan oleh tim dari Universitas Udayana dan RSUP Sanglah Denpasar menunjukkan bahwa pemeriksaan CT scan thorax non kontras di rumah sakit tersebut aman dan tidak melebihi batas dosis radiasi yang direkomendasikan secara internasional. Penelitian ini menganalisis distribusi dosis efektif berdasarkan usia dan jenis kelamin pada pasien dewasa di atas 18 tahun. Hasil …
Berdasarkan hasil survei Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) terhadap 92 fasilitas Radiologi Diagnostik dan Intervensional (RDI) di enam wilayah Indonesia, ditemukan bahwa lebih dari 76,4% fasilitas telah menerapkan tiga kriteria utama kajian keselamatan sumber radiasi. Namun sayangnya, sebagian besar belum mendokumentasikan hal ini secara formal. Kajian ini merupakan bagian penting dari …
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menyerukan pentingnya pengendalian paparan radiasi yang tidak perlu (unnecessary exposure) dalam pemeriksaan radiologi medis. Seruan ini muncul dari hasil kajian yang dipublikasikan oleh Endang Kunarsih dan Rusmanto dalam Prosiding Seminar Keselamatan Nuklir 2022, yang mengungkap bahwa hingga kini sebagian besar fasilitas radiologi di Indonesia belum sepen…
Kajian terbaru yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan masih rendahnya kepatuhan terhadap pengujian kebocoran zat radioaktif di Indonesia. Padahal, pengujian secara berkala sangat penting untuk menjamin keselamatan pekerja, lingkungan, dan masyarakat umum dari risiko paparan radiasi. Penelitian yang memanfaatkan data dari Laboratorium Teknologi Keselamatan dan Me…
Hasil kajian terbaru dari BRIN menunjukkan bahwa meskipun rata-rata dosis radiasi pekerja medis masih dalam batas aman, perawat dan dokter tetap menjadi profesi paling rentan terhadap paparan radiasi di instalasi radiologi rumah sakit. Studi ini melibatkan 641 pekerja dari berbagai divisi seperti cathlab, ESWL, radiodiagnostik, kedokteran nuklir, radioterapi, dan instalasi bedah di rumah sakit …
Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Kabupaten Badung melakukan terobosan penting dalam pengembangan layanan radioterapi dengan membangun bunker khusus untuk prosedur brakiterapi. Proyek ini dirancang berdasarkan perhitungan ilmiah yang ketat guna memastikan keselamatan radiasi bagi pasien, pekerja medis, dan masyarakat sekitar. Dalam perhitungan teknis, bunker brakiterapi menggunakan beton be…