Modul ini menyajikan panduan komprehensif mengenai parameter uji pesawat mamografi mulai dari kolimasi berkas cahaya hingga kualitas citra sebagai bagian dari seri besar yang mencakup enam modalitas utama: mamografi, radiografi mobile, fluoroskopi, radiografi umum, radiografi gigi, dan CT-scan. Disusun secara sistematis untuk memastikan standar keselamatan dan akurasi diagnostik, seluruh rangka…
Dokumen ini merupakan prosedur operasional standar yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dengan nomor dokumen PA/BU/01. Prosedur ini bertujuan untuk menetapkan tata cara pelaksanaan disiplin hari dan jam kerja di lingkungan BAPETEN agar tercipta efektivitas dan efisiensi. Ruang lingkup prosedur ini mencakup seluruh pegawai di lingkungan BAPETEN, meliputi penggunaan for…
Dokumen ini merupakan prosedur operasional standar dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) yang mengatur tentang tata cara penjatuhan hukuman disiplin bagi pegawai negeri sipil di lingkungan BAPETEN yang terbukti melakukan pelanggaran terhadap ketentuan hari dan jam kerja. Tujuan utama dari prosedur ini adalah untuk memastikan proses penjatuhan sanksi dapat dilaksanakan secara cepat, tepat,…
Dokumen ini merupakan edisi perdana (Volume 1, No. 1, Desember 2008) dari majalah internal BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) yang berjudul "Wawasan•Pengawasan•Kesan". Majalah ini diterbitkan sebagai media informasi dan komunikasi untuk menyebarluaskan wawasan serta informasi terkait pengawasan tenaga nuklir di Indonesia. Edisi perdana ini menyajikan beragam rubrik, dimulai dari Foku…
Buletin Pengawasan Ketenaganukliran ini diterbitkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) sebagai media informasi mengenai fungsi pengawasan pemanfaatan teknologi nuklir di Indonesia. Dalam sambutannya, Kepala BAPETEN Prof. Dr. Jazi Eko Istiyanto, M.Sc menegaskan bahwa pengawasan ketenaganukliran bertujuan mewujudkan keselamatan dan kesehatan pekerja, masyarakat, serta perlindungan lingku…
Text ini berisikan Buku Panduan Seminar Keselamatan Nuklir Tema "Pengawasan Pemanfaatan Tenaga Nuklir untuk Menjamin Keselamatan Pekerja, Masyarakat, dan Lingkungan" Jakarta, 5-6 Agustus 2009. (AR)
Sesuai amanat dari Pasal 8 Peraturan Pemerintah No. 02 Tahun 2014 tentang Perizinan Instalasi Nuklir dan Pemanfaatan Bahan Nuklir bahwa evaluasi tapak dan analisis data mengenai pengaruh kejadian alam dan kejadian ulah manusia terhadap keselamatan Reaktor Nuklir di Tapak dan wilayah sekitarnya wajib diajukan oleh Pemohon Evaluasi Tapak sebagai salah satu persyaratan teknis untuk memperoleh izin…
Telah dilakukan kajian awal analisis neutronik sistem reaktor nuklir untuk produksi isotop 99Mo berbasis thorium lokal. Isotop 99Mo adalah pembangkit 99mTc yaitu radioisotop yang paling banyak digunakan di bidang kedokteran nuklir. Sistem reaktor kritis daya rendah atau critical assembly for 99Mo production (CAMOLYP) saat ini sedang dikaji di BATAN Yogyakarta sebagai kelanjutan pengembangan dar…
Evaporasi yang terjadi pada air tangki reaktor dapat mengurangi kapabilitas pendingin primer dalam memindahkan panas dari teras reaktor sehingga mempengaruhi aspek keselamatan pengoperasian reaktor. Dalam makalah ini telah dilakukan perhitungan laju evaporasi air tangki Reaktor Kartini dan pengaruhnya terhadap ketinggian permukaan air tangki. Perhitungan laju evaporasi tersebut dilakukan menggu…
Hingga saat ini, metodologi untuk identifikasi dan klasifikasi struktur, sistem dan komponen (SSK) yang penting untuk keselamatan instalasi nuklir non reaktor (INNR) belum tersedia secara memadai, baik pedoman ataupun standar yang diterbitkan oleh IAEA maupun negara lain. Pada Tahun 2019, BAPETEN sedang menyusun peraturan badan terkait dengan klasifikasi keselamatan SSK instalasi nuklir. Hal in…