Dokumen IAEA-TECDOC-1355, yang diterbitkan oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) pada Juni 2003, menyajikan panduan sementara yang krusial tentang Keamanan Sumber Radioaktif (Security of radioactive sources). Karya ini muncul sebagai respons mendesak terhadap pengakuan bahwa publikasi IAEA sebelumnya hanya memiliki persyaratan keamanan yang umum, yang utamanya ditujukan untuk menangani pa…
Karya terjemahan oleh Hendaryah Sutanto dari dokumen IAEA-TECDOC-1191 ini menyajikan pedoman penting mengenai Kategorisasi dari Sumber Radiasi, diterbitkan oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) pada Desember 2000. Dokumen ini membahas peran vital sumber radiasi, baik yang berupa bahan radioaktif maupun pembangkit radiasi, yang digunakan luas di berbagai bidang mulai dari industri, penelit…
Dokumen ini adalah Draf Akhir Panduan Keselamatan Transportasi IAEA (TS-G-1.1 (ST-3)): Perencanaan dan Kesiapsiagaan untuk Tanggap Darurat Terhadap Kecelakaan yang Melibatkan Bahan Radioaktif, yang diserahkan untuk publikasi pada Agustus 2000. Dibuat sebagai standar teknis oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA), panduan ini sangat penting dalam mengatur pengangkutan material nuklir yang am…
Buku “Evaluation of Guidelines for Exposures to Technologically Enhanced Naturally Occurring Radioactive Materials” diterbitkan oleh National Academy Press (1999) sebagai hasil kajian mendalam dari National Research Council atas permintaan US Environmental Protection Agency (EPA) dan Kongres AS. Buku ini menelusuri dampak aktivitas manusia terhadap peningkatan paparan radiasi alami yang dip…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) tengah mengkaji ulang peran jabatan fungsional pengawas radiasi dalam kegiatan penyusunan regulasi nuklir. Kajian ini menyoroti perlunya pembaruan terhadap Peraturan MenPAN-RB Nomor 46 Tahun 2012 yang mengatur tugas dan angka kredit jabatan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang dipresentasikan dalam 2020 Annual Nuclear Safety Seminar, ditemukan berba…
Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melakukan kajian penting terkait rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di pesisir Gosong, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Hasil penelitian yang disampaikan dalam 2020 Annual Nuclear Safety Seminar ini menunjukkan bahwa sebaran zat radioaktif (radionuklida) dari PLTN berkapasitas 100 MW tergolong aman dan berada jauh di bawah amb…
Terdiri dari materi Peraturan Perundang-undangan ketenaganukliran; dan Fungsi organisasi Proteksi Radiasi. (Jml)
Buku ini berisi Laporan Keselamatan Nuklir di Indonesia Tahun 2002 seri No. 04 Rev. 0.0. Laporan ini menyajikan secara penuh kondisi keselamatan nuklir di Indonesia selama kegiatan ketenaganukliran di Indonesia tahun 2002. (Jml)
Pembahasan utama dalam pengkajian ini dibagi ke dalam empat bab, yaitu : Bab I – Pendahuluan; Bab II – Manajemen bahan bakar teras RSG-GAS; Bab III – Paket program komputer SRAC; Persiapan input perhitungan neutronik teras RSG-GAS. (Jml). Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) telah melakukan kajian teknis yang mendalam terkait pengawasan reaktor dan bahan nuklir di Indonesia. Salah sa…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Indonesia telah merilis "Buku Nilai Tingkat Panduan Diagnostik Indonesia" (TPDI) sebagai upaya untuk meningkatkan keselamatan pasien dalam prosedur radiologi diagnostik dan intervensional serta kedokteran nuklir diagnostik. Buku ini berisi nilai-nilai TPD yang telah ditetapkan berdasarkan survei nasional dosis radiasi pasien, yang bertujuan untuk mengoptim…