Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir), sebagai institusi pendidikan vokasi di bawah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan nuklir. Dalam Seminar Keselamatan Nuklir 2024, Poltek Nuklir memaparkan hasil kajian mengenai prapengolahan limbah zat radioaktif yang dihasilkan dari kegiatan pembelajaran dan penelitian. Dalam ka…
Dalam upaya meningkatkan keselamatan operasional reaktor nuklir, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sukses menguji coba teknologi Remotely Operated Vehicle (ROV) Videoray Pro-4 untuk inspeksi visual pada kolam reaktor RSG-GAS. Teknologi ini memungkinkan pemantauan kondisi struktur internal reaktor tanpa perlu intervensi langsung dari manusia, yang dapat berisiko tinggi. Penggunaan ROV b…
Dokumen ini merupakan hasil kajian yang disusun oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir pada tahun 2010. Studi ini bertujuan untuk menetapkan kriteria teknis dan regulasi bagi fasilitas landfill yang digunakan sebagai tempat pembuangan TENORM (Technologically Enhanced Naturally Occurring Radioactive Material). Kajian ini mencakup rekomendasi IAEA, peraturan perundang-undangan nasional, serta hasil su…
Text ini berisikan Uraian Tugas (Job Desk) Perizinan FRZR (B@LIS 2009). (AR)
Text ini berisikan Laporan Kegiatan Pertemuan Teknis dan Interkomparasi Sistem Pemantau Dosis Perorangan , Jakarta, 29-30 November 2005
Text ini berisikan Buku Panduan Seminar Keselamatan Nuklir Tema "Pengawasan Pemanfaatan Tenaga Nuklir untuk Menjamin Keselamatan Pekerja, Masyarakat, dan Lingkungan" Jakarta, 5-6 Agustus 2009. (AR)
Kumpulan materi ini membahas di antaranya: quality control bidang radiodiagnostik uji output pesawat sinar-x, penyusunan data ekspose dengan sistem point, quality control, radioterapi, praktikum qc diagnostic dan praktikum qc radioterapi. Disampaikan pada workshop nasional qulity control bidang radiology di Semarang, pada tanggal 8-9 Desember 2007. (Tim Perpustakaan)
Prosiding Seminar Keselamatan Nuklir Tahun 2015 ini memuat 21 makalah bidang Instalsi dan Bahan Nuklir (IBN), dan 20 makalah bidang Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (FRZR), serta 2 makalah dari pembicara kunci yakni : Liem Peng Hong dari Nippon Advanced Information Service (NAIS) dengan judul "Safety Evaluation and Licensing of HTGR: Sample Case of Japanese HTTR", dan Syahrir dari Asosiasi …
Pesawat sinar-X genggam semakin banyak digunakan dalam praktik kedokteran gigi di Indonesia karena kemudahan penggunaannya dan efisiensi waktu dalam menegakkan diagnosis. Namun, di balik manfaatnya, penggunaan teknologi ini menimbulkan risiko radiasi yang lebih tinggi dibandingkan pesawat sinar-X terpasang tetap. Sayangnya, hingga saat ini, belum ada regulasi khusus yang mengatur keselamatan ra…
Penelitian terbaru yang dipresentasikan dalam Seminar Keselamatan Nuklir 2024 mengungkapkan bahwa tingkat radiasi yang diterima pasien anak saat pemeriksaan thorax di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja berada dalam batas aman. Studi yang dilakukan oleh Alifia Rafika Putri dan Oktarina Damayanti dari Politeknik Al Islam Bandung ini menyoroti pentingnya penerapan prinsip As Low As Reasonably Ach…