Poster
10 Mutiara Proteksi Radiasi Bagi Staf Pada Fluoroskopi: Pengurangan dosis pasien selalu berakibat berkurangnya dosis staf (Infografis)
Fluoroskopi, salah satu teknik pencitraan medis yang menggunakan sinar-X, memang sangat membantu dalam diagnosis dan prosedur medis. Namun, paparan radiasi yang dihasilkan selama prosedur ini dapat membahayakan kesehatan pekerja medis jika tidak dilakukan dengan proteksi yang tepat. Berdasarkan panduan terbaru, berikut adalah 10 tips penting untuk melindungi staf medis dari paparan radiasi saat melakukan fluoroskopi.
Gunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang Tepat
Apron timbal dengan ketebalan 0,25 mm hingga 0,5 mm di bagian depan dan 0,25 mm di belakang dapat memberikan proteksi lebih dari 90%. Selain itu, kacamata pelindung dengan lapisan timbal juga wajib digunakan untuk melindungi mata dari paparan radiasi.
Terapkan Prinsip Waktu-Jarak-Perisai (WJP)
Kurangi waktu paparan, maksimalkan jarak dari sumber radiasi, dan selalu gunakan perisai untuk meminimalkan paparan radiasi.
Manfaatkan Layar Gantung dan Perisai Pelindung
Layar gantung, perisai tiroid, dan perisai lutut dapat mengurangi paparan radiasi hingga 50%. Pastikan perisai ini digunakan dengan benar selama prosedur fluoroskopi.
Jauhkan Tangan dari Berkas Primer
Tangan sebaiknya dijauhkan dari berkas radiasi primer kecuali jika benar-benar diperlukan. Paparan langsung pada tangan dapat meningkatkan dosis radiasi yang diterima oleh staf.
Pahami Bahwa Hanya 1-5% Radiasi yang Masuk ke Tubuh Pasien
Sebagian besar radiasi akan tersebar dan hanya 1-5% yang benar-benar masuk ke tubuh pasien. Oleh karena itu, posisi staf harus dijaga agar tidak berada di jalur radiasi yang tersebar.
Posisikan Tabung Sinar-X di Bawah Meja Pasien
Menempatkan tabung sinar-X di bawah meja pasien dapat mengurangi paparan radiasi yang tersebar ke staf medis.
Gunakan Dua Dosimeter untuk Memantau Paparan Radiasi
Satu dosimeter dipasang di dalam apron dan satu lagi di luar apron (di leher atau dada) untuk memantau dosis radiasi yang diterima oleh staf. Dosimeter tambahan juga dapat digunakan jika prosedur melibatkan paparan langsung pada tangan.
Terus Tingkatkan Pengetahuan tentang Proteksi Radiasi
Staf medis harus terus mengikuti pelatihan dan pembaruan informasi tentang proteksi radiasi untuk memastikan keselamatan selama prosedur.
Laporkan Setiap Masalah terkait Proteksi Radiasi
Jika ada masalah atau kekurangan dalam protokol proteksi radiasi, segera laporkan kepada Petugas Proteksi Radiasi (PPR) untuk mendapatkan solusi yang tepat.
Ingat: Keselamatan adalah Prioritas Utama
Selalu prioritaskan keselamatan dengan menggunakan peralatan proteksi radiasi yang sesuai dan mengikuti protokol yang telah ditetapkan.
Dengan mengikuti 10 tips ini, staf medis dapat meminimalkan risiko paparan radiasi selama prosedur fluoroskopi, sehingga kesehatan dan keselamatan mereka tetap terjaga. Proteksi radiasi bukan hanya tentang melindungi pasien, tetapi juga melindungi para tenaga medis yang bertugas di garis depan.