Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) resmi menetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Perizinan Reaktor Nuklir Nomor 7 Tahun 2023. Dokumen ini disahkan pada 8 Desember 2023 oleh Direktur Perizinan Instalasi dan Bahan Nuklir, Wiryono, sebagai upaya memperkuat tata kelola perizinan sektor ketenaganukliran yang lebih transparan, efektif, dan efisien. SOP ini mengatur secara rinci proses …
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) meluncurkan program Akselerasi Pelayanan Perizinan Pembangunan dan Pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sebagai terobosan untuk mempercepat proses evaluasi izin yang selama ini dinilai memakan waktu lama. Selama bertahun-tahun, proses perizinan PLTN di Indonesia menghadapi tantangan besar akibat sistem evaluasi manual, koordinasi antar …
Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) sebagai langkah awal menuju pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Tanah Air. Kajian ini merupakan bagian penting dari upaya memastikan pembangunan berkelanjutan yang mengutamakan perlindungan lingkungan, kesejahteraan sosial, dan pertumbuhan ekonomi yang seimbang. KLHS ini dilaksanakan berda…
Dokumen "Pedoman Organisasi dan Tatalaksana Bagian III" ini adalah Laporan Teknis seri LT/04/BHO/1 yang diterbitkan oleh Biro Hukum dan Organisasi (BHO) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) pada Desember 2005. Sebagai bagian dari inisiatif perbaikan berkelanjutan dan penerapan prinsip good governance, pedoman tiga jilid ini disusun untuk menjadi referensi utama dalam penyusunan dan penetapan …
Dokumen "Pedoman Organisasi dan Tatalaksana Bagian II" ini merupakan Laporan Teknis seri LT/04/BHO/2 yang diterbitkan oleh Biro Hukum dan Organisasi (BHO) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) pada tahun 2005. Sebagai bagian integral dari tiga jilid buku pedoman yang mencakup sistem manajemen mutu BAPETEN secara keseluruhan, jilid ini secara khusus disusun sebagai referensi utama dalam meranca…
BAPETEN Dorong Kepatuhan Pelaporan Dosis Pasien dan Penerapan TPDI di Fasilitas Kesehatan Jakarta, 2 Mei 2025 — Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melalui Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (P2STPFRZR) menggelar sosialisasi bertajuk “Penilaian Kepatuhan Pelaporan Dosis Pasien dan Penerapan Tingkat Panduan Dosis Indonesia (TPDI)”. K…
BAPETEN bekerja sama dengan BATAN (sekarang tergabung di BRIN) telah menyelesaikan analisis keselamatan radiasi pada tambang emas PT Newmont Nusa Tenggara di Sumbawa. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi dampak dari Technologically Enhanced Naturally Occurring Radioactive Material (TENORM) yang dihasilkan selama proses penambangan. Analisis ini bertujuan untuk memastikan tingkat paparan …
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Indonesia telah merilis "Buku Nilai Tingkat Panduan Diagnostik Indonesia" (TPDI) sebagai upaya untuk meningkatkan keselamatan pasien dalam prosedur radiologi diagnostik dan intervensional serta kedokteran nuklir diagnostik. Buku ini berisi nilai-nilai TPD yang telah ditetapkan berdasarkan survei nasional dosis radiasi pasien, yang bertujuan untuk mengoptim…
Upaya meningkatkan keselamatan pasien dalam penggunaan radiasi medis terus diperkuat dengan penerapan Diagnostic Reference Level (DRL) sebagai standar referensi nasional. DRL menjadi alat yang terbukti efektif dalam mengoptimalkan proteksi radiasi bagi pasien dan memastikan dosis yang diterima tetap dalam batas aman. DRL digunakan sebagai alat investigasi untuk mengidentifikasi dosis radiasi…
Keselamatan radiasi bagi pasien dalam prosedur medis menjadi perhatian utama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN). Sejalan dengan prinsip proteksi radiasi yang diakui secara internasional, langkah-langkah optimisasi terus dilakukan untuk mencegah dan meminimalkan paparan radiasi yang tidak perlu atau tidak disengaja. Berdasarkan standar International Commission on Radiological Protection (…