Artikel
PENGEMBANGAN PERATURAN TERKAIT PERIZINAN INSTALASI NUKLIR | Prosiding SKN 2011
BAPETEN Kaji Pengembangan Regulasi Perizinan Instalasi Nuklir
Dalam upaya memperkuat regulasi perizinan instalasi nuklir di Indonesia, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) tengah mengkaji pengembangan peraturan baru yang lebih komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan industri serta aspek legal yang berlaku.
Kajian ini berangkat dari amanat Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, yang mewajibkan setiap pemanfaatan tenaga nuklir untuk memiliki izin yang diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah. Saat ini, regulasi terkait terdiri dari PP No. 29 Tahun 2008 tentang Pemanfaatan Sumber Radiasi Pengion dan Bahan Nuklir, PP No. 43 Tahun 2006 tentang Perizinan Reaktor Nuklir, serta Peraturan Kepala BAPETEN No. 3 Tahun 2006 tentang Perizinan Instalasi Nuklir Nonreaktor (INNR). Namun, aturan-aturan tersebut belum sepenuhnya mencakup seluruh aspek perizinan instalasi nuklir lainnya.
Dalam kajian terbaru, BAPETEN mempertimbangkan kemungkinan penggabungan regulasi menjadi satu peraturan pemerintah yang mencakup perizinan pemanfaatan dan instalasi nuklir secara keseluruhan. Hal ini bertujuan untuk menyederhanakan prosedur perizinan sekaligus memastikan bahwa standar keselamatan dan keamanan nuklir tetap menjadi prioritas utama.
Kajian ini juga menyoroti kompleksitas perizinan instalasi nuklir yang semakin berkembang, terutama dengan meningkatnya penggunaan teknologi nuklir di berbagai sektor, seperti energi, kesehatan, dan industri. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan hukum yang lebih holistik agar regulasi dapat mengakomodasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang ketenaganukliran.
Melalui kajian ini, diharapkan regulasi perizinan nuklir di Indonesia dapat semakin diperkuat dan mendukung pemanfaatan tenaga nuklir yang aman, selamat, dan bertanggung jawab sesuai standar internasional (Tim Perpustakaan)
Judul | Edisi | Bahasa |
---|---|---|
Kajian Teknis Tentang Kriteria Penerimaan Perizinan Instalasi Nuklir Non Reaktor: Sub Kajian Kualitatif Analisis Kecelakaan TA 2009 | - | id |