Artikel
PENGGUNAAN ISOTOP ALAM 210Pb UNTUK ESTIMASI LAJU EROSI/DEPOSISI DI Sub-DAS CIUJUNG HULU - LEBAK - BANTEN | Prosiding SKN 2019
DAS Ciujung dibagi menjadi tiga bagian yaitu sub-DAS Ciujung tengah, sub-DAS Ciujung hulu dan sub-DAS Ciberang. Sungai Ciujung memiliki daerah tangkapan air cukup luas yang di bagian hulunya dialiri oleh beberapa sungai besar yaitu sungai Ciujung hulu, Sungai Cisemeut, sungai Ciminyak dan Sungai Ciberang dan karena hilangnya hutan di daerah hulu menyebabkan sungai ini mengalami pendangkalan dan sering mengalami banjir. Sub-DAS Ciujung Hulu merupakan salah satu daerah hulu dari DAS Ciujung. Radioisotop 210Pbexcess yang terdapat di tanah dapat digunakan sebagai perunut untuk estimasi laju erosi di daerah sub-DAs Ciujung hulu ini. Radioisotop 210Pbexcess di tanah berasal dari peluruhan panjang dari radioaktif 238U yang terdapat pada batuan. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan laju erosi/deposisi dari sub-DAS Ciujung hulu. Lokasi penelitian yang dipilih adalah suatu lahan olahan dan lahan yang tidak diolah, dan pengambilan cuplikan dilakukan menggunakan alat coring (di = 7 cm) dengan kedalaman 20 cm, secara transek. Cuplikan-cuplikan tanah akan dianalisis kandungan 210Pb total dan 210Pb supported nya menggunakan alat spektrometer gamma (MCA), setelah mengalami perlakukan awal dan disimpan dalam wadah merinelli selama 21 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju erosi/deposisi di sub-DAS menunjukkan bahwa beberapa lahan tak olahan memiliki laju erosi lebih besar dari lahan olahan dengan nilai berkisar antara -30,9 t/ha.th s/d 10,3 t/ha.th dan -133,3 t/ha.th s/d 30,3t/ha.thn, masing-masing untuk lahan olahan dan lahan tidak diolah, karena merupakan alih lahan dari lahan olahan. Radioisotop alam 210Pbexcess dapat dimanfaatkan untuk studi erosi karena aktivitasnya tinggi di tanah.
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| KECEPATAN LAJU SEDIMENTASI BEBERAPA SUNGAI DI DAS CIUJUNG – LEBAK - BANTEN | Prosiding SKN 2019 | 2019 | id |