Artikel
KAJIAN LAJU DOSIS RADIASI KOSMIK DI WILAYAH UDARA REPUBLIK INDONESIA | Prosiding SKN 2019
Permintaan perjalanan udara, domestik dan internasional, di wilayah udara Republik Indonesia semakin meningkat. Meningkatnya perjalanan udara berpotensi meningkatkan paparan dosis radiasi bagi awak kabin. Salah satu sumber radiasi alam yang memberikan dosis radiasi tinggi bagi awak kabin adalah radiasi kosmik. Untuk itu, telah dilakukan kajian laju dosis radiasi kosmik di wilayah udara Republik Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik laju dosis radiasi kosmik di sekitar ketinggian area penerbangan domestik wilayah udara Republik Indonesia dengan cara metode simulasi menggunakan program EXPACS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju dosis radiasi kosmik di area ketinggian penerbangan domestik wilayah udara Republik Indonesia melebihi Nilai Batas Dosis (NBD) radiasi tahunan untuk masyarakat umum (> 1 mSv). Laju dosis radiasi kosmik disekitar daerah 50 LU memiliki nilai paling rendah. Nilai laju dosis radiasi kosmik ini akan bertambah seiring dengan perubahan garis lintang menuju daerah kutub. Selain itu, laju dosis radiasi kosmik juga semakin meningkat seiring dengan bertambahnya ketinggian area pengukuran. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperlukan adanya kajian terkait dengan dosis radiasi yang diterima oleh awak kabin yang beroperasi di wilayah udara Republik Indonesia. Selain itu, dibutuhkan pengaturan untuk menjamin seluruh awak kabin bekerja dengan aman dan selamat khususnya dari bahaya
radiasi.
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Rancang Bangun Rate Meter Digital Berbasis Mikrokontroler Pada Sistem Ukur Laju Dosis Radiasi-y Dengan Metode Discriminator Bias Modulation | - | id |