Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi keselamatan pengoperasian instalasi nuklir, khususnya Instalasi Nuklir Non Reaktor (INNR) adalah terkait dengan penuaan dari fasilitas INNR. Semakin lama suatu komponen atau INNR digunakan/dioperasikan, maka bukan tidak mungkin kehandalan serta kinerja dari sistem secara keseluruhan akan mengalami penurunan. BAPETEN telah mengeluarkan Peraturan Kepala …
Inspeksi merupakan salah satu unsur pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir yang dilaksanakan oleh inspektur keselamatan nuklir untuk memastikan ditaatinya syarat dalam perizinan dan peraturan ketenaganukliran. Untuk memastikan bahwa kinerja inspektur telah sesuai dengan tugas yang telah ditetapkan, maka perlu dilakukan evaluasi produktivitas kerja inspektur. Sebelum melaksanakan evaluasi produkti…
Antologi ini merupakan buku bunga rampai dari kumpulan kajian perawatan instalasi nuklir untuk mendukung peraturan dan perizinan. Perawatan dipertimbangkan sebagai keseluruhan tindakan untuk mencegah degradasi atau kegagalan struktur, sistem, atau komponen, serta tindakan yang memulihkan Struktur, Sistem, dan Komponen (SSK) dengan segera terhadap fungsi SSK yang menga…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) merilis laporan tahunan bertajuk “Kajian Kejadian Fasilitas INNR dalam Rangka Pelaporan FINAS”, sebagai bagian dari komitmennya terhadap peningkatan keselamatan operasional fasilitas nuklir non reaktor (INNR) di Indonesia. Laporan ini disusun oleh tim dari Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir (P2STPIBN) dan did…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) resmi merilis Pedoman Pelaporan Kejadian Pada Instalasi Nuklir Non Reaktor (INNR) sebagai acuan nasional untuk pelaporan insiden pada fasilitas nuklir non-reaktor di Indonesia. Dokumen ini merupakan bagian dari Kajian Penilaian Keselamatan Kinerja Operasi Instalasi Nuklir Non Reaktor dan sejalan dengan amanat regulasi nasional serta inisiatif internasional…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) mencatat pencapaian signifikan di tahun 2022 dengan menerbitkan sebanyak 37 makalah ilmiah dalam bidang instalasi dan bahan nuklir, serta mengirimkan 8 presentasi ke forum ilmiah internasional. Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kapasitas pengawasan nuklir dan memperkuat posisi ilmiah Indonesia di kancah global. Melalui d…
Indonesia memiliki 4 (empat) existing Instalasi Nuklir Nonreaktor (INNR) yang berfungsi sebagai pendukung pengoperasian reaktor riset dan juga sebagai sarana penelitian dan pengembangan teknologi nuklir di Indonesia. INNR tersebut memiliki rerata usia operasi lebih dari 20 (dua puluh) tahun sehingga memerlukan suatu pengkajian yang komprehensif terkait aspek keselamatannya. Kajian ini berupa an…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menegaskan pentingnya revisi Peraturan Kepala BAPETEN No. 8 Tahun 2008 tentang Ketentuan Keselamatan Manajemen Penuaan Reaktor Nondaya. Aturan yang sudah berlaku lebih dari 10 tahun itu dinilai perlu diperbarui agar sejalan dengan perkembangan regulasi nasional, standar internasional, serta kebutuhan pengawasan reaktor nuklir di masa depan. Dalam papa…
Pengoperasian reaktor riset yang sudah menua tetap menjadi sorotan dunia, termasuk di Indonesia. Data internasional menunjukkan bahwa lebih dari 70% reaktor riset telah beroperasi lebih dari 30 tahun, bahkan sebagian besar melewati umur desain. Kondisi ini menimbulkan tantangan serius, terutama terkait keselamatan dan ketersediaan pasokan radioisotop yang vital untuk kebutuhan medis. Studi…
BAPETEN Kaji Pengembangan Regulasi Perizinan Instalasi Nuklir Dalam upaya memperkuat regulasi perizinan instalasi nuklir di Indonesia, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) tengah mengkaji pengembangan peraturan baru yang lebih komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan industri serta aspek legal yang berlaku. Kajian ini berangkat dari amanat Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Keten…