Pengoperasian reaktor riset yang sudah menua tetap menjadi sorotan dunia, termasuk di Indonesia. Data internasional menunjukkan bahwa lebih dari 70% reaktor riset telah beroperasi lebih dari 30 tahun, bahkan sebagian besar melewati umur desain. Kondisi ini menimbulkan tantangan serius, terutama terkait keselamatan dan ketersediaan pasokan radioisotop yang vital untuk kebutuhan medis. Studi…
BAPETEN Kaji Pengembangan Regulasi Perizinan Instalasi Nuklir Dalam upaya memperkuat regulasi perizinan instalasi nuklir di Indonesia, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) tengah mengkaji pengembangan peraturan baru yang lebih komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan industri serta aspek legal yang berlaku. Kajian ini berangkat dari amanat Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Keten…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) tengah menyiapkan peraturan baru yang mengatur desain instalasi nuklir agar lebih tangguh terhadap gempa bumi. Langkah ini diambil menyusul hasil kajian teknis yang memadukan dua dokumen internasional dari IAEA, yaitu Seismic Design for Nuclear Installations (SSG-67) dan Evaluation of Seismic Safety for Nuclear Installations (DS522), guna menghasilkan regu…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menekankan urgensi penguatan sistem inspeksi instalasi nuklir dalam menghadapi tantangan penuaan struktur, sistem, dan komponen (SSK) pada reaktor riset dan instalasi nuklir non-reaktor (INNR) di Indonesia. Mayoritas instalasi tersebut telah beroperasi lebih dari dua dekade, bahkan beberapa di atas 40 tahun, sehingga rentan mengalami degradasi material aki…
Kegiatan pengelolaan dan pemantauan radioaktivitas lingkungan di sekitar instalasi nuklir dilakukan karena adanya kegiatan pengoperasian instalasi riiklir, dan untuk pdfmemastikan tidak berdampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup. Pemantauan radioaktivitas lingkungan dilakukan pada sumber penyebab dampak dan atau terhadap komponen atau parameter lingkungan hidup yang terkena dampak…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) telah merilis dokumen berjudul "Rekomendasi Teknis Program Pengalaman Operasi dan Pelaporan Umpan Balik Pengalaman Operasi Instalasi Nuklir" sebagai panduan baru untuk meningkatkan keselamatan dan kinerja instalasi nuklir di Indonesia. Dokumen ini dirancang untuk membantu organisasi pengoperasi dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan melaporkan kejadian …
Modul BPTC IN – 22 Pengantar AMDAL Instalasi Nuklir disusun oleh Lilin Indrayani pada tahun 2011 di Jakarta. (AR). Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) menjadi alat penting dalam memastikan bahwa setiap proyek pembangunan, termasuk instalasi nuklir, dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Dokumen AMDAL untuk instalasi nuklir menilai berbagai dampak potensial terhadap l…
Berisi materi : Pernyataan umum mengenai kebijakan dan prosedur penegakan hukum ketenaganukliran BAPETEN; Perka BAPETEN tentang reaktor penelitian; RPP tentang perizinan reaktor nuklir; Perka BAPETEN terkait instalasi dan bahan nuklir; Strategi dan teknik audit; Prosedur inspeksi keselamatan instalasi nuklir; Pengisian FIHI dan pembuatan LHI; Fenomena penuaan & program manajemen penuaan; Sistem…
UMUR LAYAN INSTALASI NUKLIR NONREAKTOR (INNR) DI INDONESIA SUDAH CUKUP PANJANG SEHINGGA SANGAT PENTING UNTUK DILAKUKAN MODIFIKASI. Perkembangan teknologi dan permintaan pasar dengan produk – produk yang dihasilkan memungkinkan INNR untuk dilakukan modifikasi seperti penggantian dan penambahan sistem pengendalian pada salah satu INNR yakni Kanal Hubung Instalasi Penyimpanan Sementara Bahan Bak…
Laporan ini merupakan Laporan Akhir Kajian Teknis tentang Pertanggungjawaban terhadap Kerugian Nuklir dalam Instalasi Nuklir yang dilaksanakan oleh Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir BAPETEN untuk mendukung Direktorat Pengaturan Perizinan dan Bahan Nuklir BAPETEN dalam menyusun peraturan tentang Sistem Pertanggungjawaban Kerugian Nuklir di Indonesia yang…