Peneliti dari Universitas Gadjah Mada bersama BATAN (kini tergabung dalam BRIN) berhasil menganalisis efektivitas lapisan air hangat sebagai sistem proteksi di Reaktor Serba Guna G. A. Siwabessy (RSG-GAS) menggunakan perangkat lunak komputasi dinamika fluida FLUENT. Lapisan air hangat setebal 1,5 meter dengan suhu 8–10°C lebih tinggi dari suhu kolam bawah berfungsi untuk mencegah air pending…
Absorber Nuklir Buatan Anak Bangsa Lolos Uji Keselamatan, Siap Digunakan di Reaktor G.A. Siwabessy Dalam sebuah capaian penting bagi industri nuklir nasional, absorber Ag-In-Cd buatan PT Batan Teknologi (Persero) telah dinyatakan lolos uji keselamatan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) untuk digunakan di teras Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS). Keputusan ini diambil setela…
Para peneliti Indonesia dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), dan Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil melakukan eksperimen penting terkait keselamatan reaktor nuklir. Penelitian ini berfokus pada analisis fluks kalor dan visualisasi fenomena didih film selama proses pendinginan pasca kecelakaan hilangnya air pendingin atau Loss of Coolant Accident…
Sebuah kajian penting dari Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir BAPETEN menyoroti perlunya penerapan manajemen penuaan pada Instalasi Nuklir Non-Reaktor (INNR) di Indonesia. Saat ini, meski telah ada aturan manajemen penuaan untuk reaktor nuklir, belum ada regulasi spesifik yang mengatur INNR, padahal usia rata-rata instalasi ini sudah mencapai 20 tahun. …
TRIGA 2000 Siap Dimodifikasi: Indonesia Gunakan Bahan Bakar Nuklir Produksi Dalam Negeri Bandung – Dalam upaya menjaga keberlanjutan operasional Reaktor TRIGA 2000 di Bandung, para peneliti dari BAPETEN dan Universitas Gadjah Mada mengusulkan modifikasi teras reaktor menggunakan bahan bakar jenis pelat produksi dalam negeri. Penelitian ini hadir di tengah menipisnya stok bahan bakar reakto…
Balai Pendidikan dan Pelatihan BAPETEN telah merilis modul pelatihan yang berjudul "Modul BPTC IN-08 Reaktor Jenis BWR" pada Desember 2011. Modul ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam pengawasan teknologi nuklir di Indonesia, khususnya dalam pemahaman dan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) tipe Boiling Water Reactor (BWR). Reaktor BWR adalah…
Reaktor Air Bertekanan (PWR), salah satu jenis reaktor nuklir paling banyak digunakan di dunia, telah menjadi tulang punggung pembangkit listrik tenaga nuklir global. Dikembangkan pertama kali oleh Westinghouse untuk kapal militer, teknologi ini telah berkembang menjadi solusi andalan bagi pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Salah satu PLTN komersial pertama yang menggunakan PWR adalah Shi…
Modul BPTC IN - 09 REAKTOR JENIS CANDU disusun oleh Yudhi Pramono pada tahun 2012 di JAKARTA. (AR) Reaktor nuklir CANDU, yang merupakan singkatan dari Canadian Deuterium Uranium, telah terbukti sukses tidak hanya di Kanada tetapi juga di pasar internasional. Reaktor ini menggunakan air berat sebagai moderator dan pendingin, memungkinkan penggunaan bahan bakar uranium alam tanpa proses pengay…
Telah dilakukan kajian regulasi sehubungan dengan pernyataan kepala BRIN pada akhir 2021 untuk melakukan dekomisioning terhadap reaktor riset TRIGA-2000. Kajian ini sangat penting guna memastikan bahwa dekomisioning terjustifikasi, terlaksana secara efektif dan efisien, sesuai dengan regulasi dan standar serta perjanjian internasional. Metodologi yang digunakan dalam studi ini bersifat analitis…
PLTN jenis Small Modular Reactor (SMR) saat ini berkembang sangat pesat dengan menawarkan berbagai macam fitur keselamatan baik yang aktif maupun pasif. Salah satu SMR yang saat ini akan dibangun dan dioperasikan adalah reaktor SMART (System-integrated Modular Advanced Reactor). Reaktor SMART didesain menggunakan tipe bahan bakar PWR konvensional namun beroperasi dengan laju alir dan temperatur…