Pemanfaatan radiasi pengion semakin berkembang dari waktu ke waktu, termasuk perkembangan pencitraan manusia bukan untuk tujuan kesehatan. Hal ini dapat menjadi polemik karena manfaat yang dihasilkan dari penyinaran tidak dirasakan langsung oleh individu. Justifikasi untuk praktik ini dibutuhkan untuk menjamin keselamatan masyarakat dan lingkungan dari efek yang merugikan, termasuk pertimbangan…
Setiap penggunaan pesawat sinar-x harus memenuhi semua persyaratan keselamatan radiasi. Penggunaan pesawat sinar-x di Provinsi Sulawesi Barat terus meningkat, mencakup 36 unit pesawat pada 12 rumah sakit pada tahun 2022. Namun demikian, belum ada kajian yang memetakan tingkat kepatuhan pemenuhan persyaratan keselamatan radiasi sebagai dasar perumusan kebijakan pengawasan secara makro. Kajian pe…
Telah dilaksanakan studi distribusi di Sub Instalasi Radioterapi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah mengenai distribusi dosis berkas radiasi foton 6 MV dan 10 MV pada kasus kanker serviks dengan teknik Three Dimentional Conformal Radiation Therapy (3DCRT) serta menentukan distribusi dosis pada Organ at Risk (OAR). Metode pengolahan data yang dilakukan berupa analisa nilai HI, CI, dan distribusi do…
Telah dilakukan penelitian estimasi dosis radiasi pasien dengan metode SSDE pada pemeriksaan CT Scan abdomen di Instalasi Radiologi RSUD Sanjiwani Gianyar. Metode SSDE merupakan metode yang sangat tepat digunakan dalam menentukan nilai estimasi dosis radiasi karena metode ini mempertimbangkan ukuran tubuh pasien. Parameter data yang digunakan yaitu CTDIvol, panjang LAT, dan panjang AP pada pasi…
Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menunjukkan bahwa dinding pelindung beton setebal 220 sentimeter pada fasilitas siklotron 18 MeV di Rumah Sakit Muchtar Ryadi Comprehensive Cancer Center (MRCCC) Siloam, Jakarta, mampu meredam paparan radiasi gamma dan neutron secara efektif. Tim peneliti dari Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi BATAN…
Semiloka Dosimetri Radioterapi Eksternal yang diselenggarakan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) pada 4 Juni 2002 di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini merupakan forum ilmiah untuk meningkatkan kualitas penerapan radioterapi di Indonesia. Kegiatan ini menghimpun para pakar radioterapi, ahli fisika medis, serta profesional keselamatan radiasi dari berbagai institusi seperti RSC…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menyoroti masih lemahnya sistem pengendalian paparan radiasi yang tidak perlu terhadap pasien di fasilitas radiologi diagnostik dan intervensional di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 38 rumah sakit di berbagai wilayah seperti Jakarta, Bandung, Medan, Yogyakarta, dan Jawa Tengah, hanya sekitar 44% fasilitas yang secara rutin m…
Sebuah penelitian oleh Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR BATAN) mengungkapkan bahwa sebagian pekerja di bidang radiografi industri di Indonesia masih menerima dosis radiasi yang melampaui ambang batas yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). Dalam periode pengamatan 2011–2015 terhadap empat perusahaan besar, ditemukan kasus paparan hingga 126,79 mili…
Kajian ini disusun dalam rangka memberikan pertimbangan dalam aspek teknis, aspek saintifik, dan aspek regulasi dengan memperhatikan keselamatan radiasi dalam penyusunan naskah urgensi dan rancangan peraturan BAPETEN tentang keselamatan radiasi dalam penggunaan peralatan fluoroskopi bagasi/pemindai bagasi. Ruang lingkup kajian ini meliputi fluroskopi bagasi/pemindai bagasi terpasang tetap (fixe…
Dokumen “Presentasi Ilmiah Keselamatan dan Keamanan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif” ini disusun oleh BAPETEN sebagai bentuk upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir yang efektif dan efisien. Melalui partisipasi dalam berbagai kegiatan ilmiah, baik di tingkat nasional maupun internasional, para staf diharapkan mampu memperluas…