Dalam upaya meningkatkan keselamatan pengangkutan zat radioaktif di Indonesia, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menetapkan evaluasi ketat terhadap struktur bungkusan zat radioaktif sebelum diberikan sertifikasi dan validasi. Evaluasi ini dilakukan untuk menjamin bahwa setiap bungkusan aman digunakan baik dalam kondisi pengangkutan normal maupun saat terjadi kecelakaan hipotetis. Dokume…
Di tengah meningkatnya jumlah penderita kanker di Indonesia, Rumah Sakit Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC) mengambil langkah proaktif dengan menerapkan sistem kontrol kualitas terapi radiasi yang ketat. Hal ini dilakukan untuk menjawab ketimpangan antara kebutuhan dan ketersediaan sarana terapi radiasi di Tanah Air. Berdasarkan laporan tim radioterapi MRCCC, kontrol kualitas …
IEBE Dinyatakan Aman: Evaluasi 2010 Tegaskan Keamanan Radiasi di Laboratorium Nuklir Nasional Instalasi Elemen Bakar Eksperimental (IEBE) yang dikelola oleh Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBN) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dinyatakan aman dari segi keselamatan radiologi. Berdasarkan evaluasi menyeluruh selama tahun 2010, seluruh parameter radiasi di lingkungan kerja IEBE berada …
Sebuah kajian dari Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan BAPETEN (2011) mengusulkan penerapan model lingkungan generik sebagai standar baru dalam menentukan nilai batas radioaktivitas di udara dan air. Model ini diyakini memberikan perlindungan lebih tinggi terhadap paparan radiasi di lingkungan dibandingkan peraturan yang berlaku saat ini, yaitu Perka BAPETEN No. 02/Ka-BAPETEN/V-99.…
Sebuah penelitian ilmiah mengungkapkan bahwa kawasan perairan di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya, khususnya di Pulau Panjang, menunjukkan tingkat cemaran radionuklida alam yang lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah kontrol di sekitar PLTU Labuan. Radionuklida alam yang diteliti adalah uranium-238 (²³⁸U) dan thorium-232 (²³²Th), yang dikenal sebagai bagian dari…
Buku Pengantar Dosimetri: Dosimetri Perorangan merupakan panduan dasar yang disusun untuk memberikan pemahaman mengenai radiasi, khususnya radiasi pengion, serta bagaimana cara mengukur dan memantau paparan radiasi pada individu yang bekerja di lingkungan berisiko radiasi. Materi dalam buku ini membahas pengertian radiasi, jenis-jenisnya, serta perbedaan radiasi pengion dan non-pengion. Dije…
Penguatan Kompetensi Inspektur BAPETEN dalam Pengawasan Radiasi Dalam upaya meningkatkan kualitas pengawasan radiasi di Indonesia, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) mengembangkan indeks kompetensi inspektur berbasis Human Development Index (HDI). Penelitian ini menyoroti pentingnya peningkatan keahlian teknis dan regulasi bagi para inspektur yang berperan sebagai garda terdepan dalam me…
BAPETEN Perkenalkan Sistem Pemeringkatan Temuan Inspeksi Radiografi Industri untuk Keselamatan Nuklir Dalam upaya meningkatkan keselamatan penggunaan teknik radiografi industri, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) memperkenalkan Sistem Pemeringkatan (Grading System) Temuan Inspeksi. Sistem ini bertujuan untuk memastikan pemanfaatan tenaga nuklir dalam industri dilakukan dengan aman dan se…
Teknologi Nuklir Ciptakan Hidrogen Ramah Lingkungan dengan Efisiensi Tinggi Ilmuwan dari Pusat Teknologi Reaktor dan Keselamatan Nuklir (PTRKN) BATAN telah mengembangkan metode inovatif dalam produksi hidrogen menggunakan reaktor gas suhu tinggi RGTT200K. Penelitian ini berfokus pada analisis distribusi energi termal untuk meningkatkan efisiensi konversi energi dalam produksi hidrogen dengan…
Pentingnya Jaminan Mutu dalam Evaluasi Tapak PLTN untuk Keamanan dan Keberlanjutan Dalam upaya memastikan keamanan dan keberlanjutan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menekankan pentingnya pengawasan jaminan mutu dalam penyelidikan geoteknik pada evaluasi tapak PLTN. Evaluasi tapak merupakan tahap krusial dalam proses perizinan PLTN, sebagaima…