Diagnostic Reference Level (DRL) merupakan besaran dosis yang ditetapkan dan menjadi acuan dalam mengidentifikasi penerimaan dosis radiasi tinggi yang diterima oleh pasien untuk jenis pemeriksaan tertentu dan jika terlampui diperlukan reviu terhadap metode pemeriksaan dan menentukan kualitas citra dapat diterima pada dosis yang rendah. DRL bertujuan untuk meningkatkan proteksi radiasi pasien me…
Posisi pasien yang tidak tepat pada isocenter dapat menganggu upaya untuk optimisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tata laksana pemeriksaan CT Scan kepala dengan mengetahui efek miscentering pada dosis lensa mata dan noise. Alat dan bahan yang digunakan adalah fantom air dan citra pasien sebanyak 1025 pasien yang kami kumpulkan secara retrospektif. Dosis dihitung menggun…
CT Scan merupakan salah satu pemeriksaan pencitraan medis yang paling sering digunakan, tetapi juga memiliki risiko radiasi yang perlu diperhatikan. Untuk melindungi pasien, terdapat beberapa pedoman penting yang harus diikuti oleh tenaga medis dan pasien sendiri. 1. Lakukan Pemindaian Hanya Jika Diperlukan Tidak semua pemeriksaan memerlukan CT Scan. Dokter harus memastikan bahwa pemindaian…
Kajian terbaru dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) mengungkapkan tingginya potensi paparan radiasi tak perlu (unnecessary exposure) pada pemeriksaan radiologi diagnostik di Indonesia. Berdasarkan data selama periode 2021-2023, ditemukan bahwa potensi paparan tak perlu pada pemeriksaan CT-Scan mencapai 37,90%, terutama pada CT Chest dengan media kontras. Sementara itu, pada radiografi um…
Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh variasi arus tabung sinar-X terhadap nilai Contrast-to-Noise Ratio (CNR) pesawat CT-Scan. Pengambilan data ini dilakukan dengan pembacaan ROI sebanyak 5 kali pada gambar phantom, menggunakan slice thickness 8 mm, tegangan tabung sinar-X 100 kV, waktu rotasi gantry (s) selama 1 detik dan variasi arus tabung sinar-X, yaitu 100 mA, 150 mA, 200 mA, 250 m…
Telah dilakukan penelitian estimasi dosis radiasi pasien dengan metode SSDE pada pemeriksaan CT Scan abdomen di Instalasi Radiologi RSUD Sanjiwani Gianyar. Metode SSDE merupakan metode yang sangat tepat digunakan dalam menentukan nilai estimasi dosis radiasi karena metode ini mempertimbangkan ukuran tubuh pasien. Parameter data yang digunakan yaitu CTDIvol, panjang LAT, dan panjang AP pada pasi…
Peningkatan kualitas pemeriksaan apron timbal (Pb) kini menjadi fokus utama untuk memastikan proteksi radiasi yang lebih baik bagi pekerja, pendamping pasien, maupun pasien itu sendiri. Berdasarkan penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Prosiding Seminar Si-INTAN 2023, penggunaan teknologi CT Scan dalam evaluasi apron Pb memberikan solusi yang lebih cepat dan aman dibandingkan metode konv…
Dalam upaya menjaga kualitas pelayanan radiologi diagnostik, RSD Gunung Jati Kota Cirebon melakukan penelitian evaluasi kualitas citra CT Scan menggunakan perangkat Philips MX Evo 16 Slice. Penelitian ini berlangsung selama tiga bulan dan melibatkan pemindaian fantom kualitas citra sebanyak 12 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai akurasi CT number adalah 0,6 HU, uniformit…
Ruang cathlab RS Sentra Medika Cibinong telah berhasil menerapkan protokol best practices untuk optimisasi dan keselamatan radiasi dalam prosedur fluoroskopi. Penelitian yang dilakukan pada 2023–2024 ini menyoroti pentingnya perlindungan radiasi bagi pasien dan pekerja. Dengan positioning jarak optimal antara meja pasien dan tabung sinar-X, dosis radiasi yang diserap pasien berhasil dikurangi…
Sebuah penelitian terbaru berhasil mengukur dan mengevaluasi penerapan Size-Specific Dose Estimate (SSDE) pada pemeriksaan CT scan kepala di empat rumah sakit besar di Indonesia, yaitu RS Indriati-Solobaru, RSUD Dr. Moewardi Surakarta, RSUD Sleman, dan RS Pusat Otak Nasional Jakarta. SSDE menjadi indikator penting untuk memperkirakan dosis radiasi spesifik yang diterima pasien berdasarkan karak…