Telah dilakukan suatu kajian mengenai tantangan dan peluang bagi Indonesia dalam mengikuti Pertemuan Tinjauan ke-8 Konvensi Keselamatan Nuklir. Hal ini sangat penting untuk dilakukan karena tanpa persiapan yang baik, maka Pertemuan Tinjauan tidak cukup efektif dalam meningkatkan infrastruktur keselamatan nuklir di Indonesia. Dengan demikian, tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengid…
Kajian identifikasi ketentuan keselamatan dalam desain teras reaktor daya merupakan hal yang penting dilakukan guna mendukung penyusunan peraturan Kepala BAPETEN tentang Desain Teras Reaktor Daya. Teras reaktor daya merupakan tempat yang digunakan untuk proses reaksi inti berantai yang terkendali. Teras reaktor menjadi sumber potensi bahaya utama reaktor karena pembangkitan panas dan radiasi be…
Dokumen ini menyajikan hasil penelitian di bidang keselamatan nuklir dan pengelolaan limbah radioaktif yang dilakukan di Forschungszentrum Jülich, Jerman, khususnya melalui Institut für Sicherheitsforschung und Reaktortechnik (ISR). Cakupan utama meliputi pengembangan rekombinator H₂ yang dioptimalkan untuk mengendalikan pelepasan hidrogen dalam kecelakaan reaktor air ringan (LWR), serta an…
Seminar Keselamatan Nuklir 2008 diselenggarakan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) pada tanggal 5–6 Agustus 2008 di Jakarta, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional. Seminar ini mengusung tema “Peningkatan Pengawasan Keselamatan dan Keamanan Pemanfaatan Tenaga Nuklir” , yang bertujuan memperkuat komitmen bersama antara pengawas, pengguna tenag…
Hingga saat ini, metodologi untuk identifikasi dan klasifikasi struktur, sistem dan komponen (SSK) yang penting untuk keselamatan instalasi nuklir non reaktor (INNR) belum tersedia secara memadai, baik pedoman ataupun standar yang diterbitkan oleh IAEA maupun negara lain. Pada Tahun 2019, BAPETEN sedang menyusun peraturan badan terkait dengan klasifikasi keselamatan SSK instalasi nuklir. Hal in…
Tabung berkas neutron adalah fasilitas untuk memanfaatkan neutron yang dihasilkan oleh reaktor nuklir. Enam tabung berkas tersedia di reaktor RSG-GAS, yaitu tabung berkas (S-1) disediakan untuk produksi Iodine-125, S-6 (tabung berkas tangensial) dilengkapi dengan defraktometer powder, tabung berkas lainnya digunakan untuk penelitian alloys magnetik, mineral, dan polimer dari kepentingan industr…
Perdebatan mengenai pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) hampir selalu bermuara pada satu kata kunci: keselamatan. Di tengah kebutuhan energi bersih dan berkelanjutan, isu ini kerap memunculkan kekhawatiran publik, terutama ketika ingatan kolektif masih dibayangi oleh kecelakaan nuklir besar di Three Mile Island, Chernobyl, dan Fukushima. Buku Keselamatan Reaktor Nuklir: Kecelakaan Dasar Des…
Buku ini berisi Laporan Keselamatan Nuklir di Indonesia Tahun 2002 seri No. 04 Rev. 0.0. Laporan ini menyajikan secara penuh kondisi keselamatan nuklir di Indonesia selama kegiatan ketenaganukliran di Indonesia tahun 2002. (Jml)
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) merilis laporan kajian mengenai kejadian banjir yang berpotensi mengancam keselamatan operasional tambang uranium. Kajian ini menjadi sorotan penting dalam upaya mitigasi bencana dan evaluasi studi kelayakan pertambangan bahan galian nuklir di Indonesia. Dalam laporan setebal lebih dari 100 halaman tersebut, BAPETEN menelaah secara mendalam kejadian ban…
Untuk pertama kalinya sejak beroperasi pada tahun 1987, Indonesia melaksanakan Periodic Safety Review (PSR) atau Tinjauan Keselamatan Berkala terhadap reaktor riset 30 MW tipe MTR RSG-GAS (Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy). Kegiatan ini menjadi tonggak sejarah bagi Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sebagai regulator dan operator utama fasilitas nuk…