Dokumen ini merupakan materi dari Workshop Proteksi Radiasi Radiologi Intervensional yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 4 dan 6 November 2015. Workshop ini membahas perkembangan pesat radiologi intervensional serta risiko radiasi yang menyertainya, baik bagi pasien maupun staf medis (dokter, radiografer, dan perawat). Materi diawali dengan sejarah singkat radiologi intervensional y…
Dokumen berjudul "Pedoman Umum Optimisasi Proteksi Radiasi untuk Pengendalian Paparan Kerja" yang diterbitkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) pada Desember 2013 ini bertujuan untuk memberikan acuan dan panduan teknis bagi para pemegang izin dan pemangku kepentingan (stakeholder) dalam menerapkan prinsip optimisasi proteksi radiasi. Pedoman ini bersifat umum dan berlaku secara nasion…
Dokumen ini merupakan laporan hasil kajian yang dilakukan oleh Pusat Pengajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (P2STPFRZR) BAPETEN pada tahun 2013, bertujuan untuk mendukung pengelolaan sistem informasi manajemen keselamatan radiasi di Indonesia. Kajian ini dilatarbelakangi oleh inisiatif Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) melalui sistem Radiation Safety…
Pemanfaatan radiologi intervensional di Indonesia menunjukkan perkembangan pesat dan memberikan manfaat klinis yang besar bagi pasien. Namun, tingginya beban kerja serta posisi pekerja yang berada dekat dengan sumber radiasi sinar-X meningkatkan potensi risiko paparan radiasi. Kegiatan kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi risiko radiasi serta aspek keselamatan radiasi bagi pekerja di…
Peningkatan pemanfaatan pesawat sinar-X dalam radiologi diagnostik dan intervensional menuntut penguatan aspek proteksi dan keselamatan radiasi pasien. Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2007 dan Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 9 Tahun 2011 mewajibkan penerapan Tingkat Panduan Paparan Medik (TPPM) serta pelaksanaan uji kesesuaian pesawat sinar-X sebagai upaya optimalisasi proteksi pasien. Artik…
Dokumen ini membahas pentingnya pengelolaan sumber radioaktif secara aman untuk mencegah kecelakaan yang berpotensi menimbulkan dampak fatal, baik bagi manusia, lingkungan, maupun perekonomian. Latar belakangnya berangkat dari berbagai kasus kecelakaan radiasi, termasuk tragedi Goiânia 1985 dan peristiwa 11 September 2001, yang menegaskan urgensi aspek keamanan dalam pemanfaatan teknologi nukl…
Buku modul pelatihan ini disusun oleh BAPETEN sebagai panduan strategis dalam memahami dan menerapkan aspek keamanan sumber radioaktif. Berangkat dari pengalaman kecelakaan radiasi di berbagai negara termasuk insiden tragis di Goiânia, Brasil (1985) dan peristiwa 11 September 2001 materi ini menekankan pentingnya sistem keamanan yang ketat dalam pengelolaan, penggunaan, hingga penyimpanan sumb…
Dibuat di tengah tantangan adaptasi standar internasional, pengkajian ini menelisik kesiapan fasilitas radioterapi di Indonesia dalam menyongsong regulasi BSS-115 dari IAEA. Dengan temuan mengejutkan bahwa hampir separuh dari rumah sakit yang disurvei belum memenuhi standar proteksi radiasi yang ketat, dokumen ini hadir sebagai kompas teknis bagi BAPETEN untuk memperkuat sistem pengawasan nasio…
Dokumen ini merupakan bagian dari Program Jaminan Mutu Mesin Berkas Elektron (MBE) 350 keV/10 mA yang disusun untuk menjamin keselamatan, keandalan, dan keberlanjutan operasional fasilitas. Dokumen memuat prosedur penggunaan, petunjuk operasi, tata cara perawatan, mekanisme penyimpanan kunci serta pengendalian akses personel, dan prosedur pengendalian ketidaksesuaian komponen dalam kegiatan per…
Dokumen ini merupakan bagian lanjutan dari Program Jaminan Mutu Mesin Berkas Elektron (MBE) 350 keV/10 mA yang memuat pengaturan lebih rinci mengenai mekanisme pengendalian operasional, pelaksanaan perawatan, serta sistem pengawasan internal terhadap kinerja peralatan. Di dalamnya dijelaskan pembagian tanggung jawab personel, alur dokumentasi kegiatan, serta prosedur identifikasi dan penanganan…