Proses pengadaan suatu Struktur, Sistem dan Komponen (SSK) suatu instalasi nuklir memegang peranan sangat vital dalam implementasi keselamatan dari desain yang telah ditetapkan. Fenomena barang tiruan, barang tidak sesuai dan barang yang ditengarai tidak asli (CFSI) dari pengadaan Struktur, Sistem, dan Komponen (SSK) ditemui dibeberapa lokasi pembangunan PLTN. Diperlukan kewaspadaan dari berbag…
Sesuai Peraturan Pemerintah No. 2 tahun 2014 mengenai Perizinan Instalasi Nuklir dan Pemanfaatan Bahan Nuklir, proses pengadaan merupakan kegiatan yang berada dalam tahap izin konstruksi. Pengadaan Struktur, Sistem dan Komponen (SSK) memegang peran penting dalam mengaplikasikan informasi desain yang terlah ditetapkan desainer nuklir dan ditetapkan kelas klasifikasi SSK ke dalam bentuk fisik bai…
Amanah UU No. 10 Tahun 1997 tentang ketenaganukliran menyatakan bahwa bahan galian radioaktif dalam hal ini bahan galian nuklir bersifat strategis sehingga pengusahaannya hanya diberikan kepada badan pelaksana. Saat ini, dalam pelaksanaannya belum terdapat peraturan perundang-undangan yang secara spesifik dapat menjamin keselamatan bagi pekerja, masyarakat dan lingkungan. Selain itu, beberapa a…
Telah dilakukan suatu kajian yang membandingkan standar sistem manajemen berdasarkan standar IAEA GSR Part 2 dengan ISO 9001:2015 di bidang ketenaganukliran di Indonesia. Studi ini perlu dilakukan karena GSR Part 2, sebagai salah satu standar IAEA mengenai persyaratan umum keselamatan, akan diadapsi menjadi peraturan perundangundangan nasional oleh negara-negara anggotanya, termasuk Indonesia. …
Tingkat Referensi Diagnostik atau Diagnostic Reference Level (DRL) merupakan salah satu alat yang efektif untuk meningkatkan optimisasi khususnya dalam paparan medik. Pada tahun 2011 melalui Perka No. 8 Tahun 2011, Indonesia telah menetapkan DRL yang sebelumnya disebut Tingkat Panduan Paparan Medik atau Guidance Level dengan mengadopsi nilai pada dokumen Safety Series No. 115. Pada kajian ini, …
Tingkat Panduan Diagnostik (TPD) merupakan nilai dosis yang akan berfungsi sebagai indicator dalam optimisasi proteksi radiasi pasien. Kajian ini bertujuan untuk menetapkan nilai TPD nasional di Indonesia pada pemeriksaan pasien dengan mamografi dan radiografi gigi.. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah gabungan penelitian kuantitatif dan analisis diskriptif. Data dosis radiasi pasien …
Kajian terbaru dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) mengungkapkan tingginya potensi paparan radiasi tak perlu (unnecessary exposure) pada pemeriksaan radiologi diagnostik di Indonesia. Berdasarkan data selama periode 2021-2023, ditemukan bahwa potensi paparan tak perlu pada pemeriksaan CT-Scan mencapai 37,90%, terutama pada CT Chest dengan media kontras. Sementara itu, pada radiografi um…
Telah dilakukan penelitian uji kebocoran tabung pesawat sinar-X konvensional di Instalasi Radiologi RSD Mangusada. Uji kebocoran tabung pesawat sinar-X merupakan salah satu bagian dari uji kesesuaian, yang bertujuan untuk mengetahui nilai kebocoran tabung sinar-X. Metode pengujian dilakukan dengan tahapan dimana kolimator yang menjadi tempat keluarnya sinar-X ditutup, kemudian dilakukan penguku…
Mineral Ikutan Radioaktif (MIR) dapat menimbulkan potensi bahaya akibat terkonsentrasinya radionuklida alam yang terkandung di dalam batu-batuan yang terdapat di dalam bumi. MIR umumnya dihasilkan dari kegiatan industri pertambangan, industri minyak dan gas bumi, dan industri lainnya. Oleh sebab itu maka penghasil MIR wajib melakukan pengelolaan MIR dengan mengajukan izin penyimpanan MIR. Salah…
Telah dilakukan penelitian pengaruh perubahan faktor eksposi terhadap Dose Area Product (DAP) pada pemeriksaan abdomen menggunakan pesawat sinar-X di Sub Instalasi Radiologi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perubahan kV dan mAs terhadap DAP pada pemeriksaan abdomen. Data penelitian merupakan data sekunder dari 40 pasien pada pemeriksaan a…