Dokumen tersebut merupakan Kata Pengantar Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) BAPETEN Tahun 2007 yang disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. Berlandaskan pada Inpres No. 7 Tahun 1999 dan PP No. 8 Tahun 2006, laporan ini menyajikan evaluasi objektif terhadap realisasi kinerja berdasarkan rencana strategis instansi g…
Dokumen tersebut merupakan notulen Rapat Koordinasi Eselon I dan II Bapeten yang berlangsung pada awal tahun 2008 untuk menyelaraskan evaluasi kinerja tahun sebelumnya dengan target anggaran baru. Di bawah arahan Kepala Bapeten, rapat ini menekankan langkah strategis dalam menghadapi potongan anggaran sebesar 15%, percepatan pengadaan barang dan jasa, serta persiapan berbagai peringatan nasiona…
Dokumen ini merupakan kumpulan naskah penelitian ilmiah yang dihimpun dalam satu jilid, menyajikan hasil pemikiran dan kajian teknis terkait implementasi energi nuklir di Indonesia. Sebagai sebuah prosiding atau kumpulan makalah dari seminar yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) pada 16–17 Januari 2006 di Jakarta, buku ini menjadi referensi komprehensif mengenai asp…
Nuklir: Dari Bayang Masa Lalu ke Manfaat Masa Depan Banyak orang masih mengaitkan tenaga nuklir dengan tragedi bom atom 1945. Namun, dokumen ini mengungkap sisi lain yang jarang diketahui: bagaimana teknologi nuklir telah bertransformasi menjadi pilar kesejahteraan manusia, khususnya di Indonesia. Bukan sekadar senjata, tenaga nuklir kini bekerja "di balik layar" untuk meningkatkan kual…
Membangun Akuntabilitas: Sinergi BAPETEN & BPKP Pada 27 Juni 2005, Inspektorat BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) mengambil langkah strategis dalam memperkuat tata kelola lembaga melalui agenda Sosialisasi Pengawasan Berbasis Kinerja. Bekerja sama dengan BPKP, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam menyelaraskan sistem akuntabilitas kinerja dengan pertanggungjawaban keuangan negara.…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) resmi menyusun Laporan Rekomendasi Kebijakan Pengawasan Kontaminasi Zat Radioaktif pada Pangan sebagai langkah strategis memperkuat perlindungan masyarakat dari risiko paparan radiasi melalui konsumsi makanan dan air minum. Dokumen ini disusun oleh Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif dan ditetapkan pada 31 …
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melalui Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (P2STPFRZR) merilis Laporan Rekomendasi Kebijakan Pengembangan Fasilitas Pengelolaan Limbah Radioaktif Indonesia Tahun Anggaran 2025. Laporan ini menyoroti urgensi pembangunan fasilitas baru, khususnya di wilayah Sumatra, menyusul meningkatnya pemanfaatan zat radi…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melalui Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif resmi menyelesaikan Laporan Rekomendasi Kebijakan Paparan Radon Pada Bangunan sebagai langkah strategis memperkuat perlindungan masyarakat dari paparan gas radon di dalam ruangan. Radon merupakan gas radioaktif alami yang berasal dari peluruhan unsur radioaktif…
Industri pengolahan logam nasional kini menghadapi tantangan serius: potensi masuknya zat radioaktif ke dalam rantai produksi baja dan logam daur ulang. Menyikapi hal tersebut, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) resmi menerbitkan Laporan Rekomendasi Kebijakan Deteksi dan Pencegahan Kontaminasi Zat Radioaktif pada Industri Pengolahan Logam sebagai panduan komprehensif bagi pelaku industri da…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir melalui Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) resmi menerbitkan Pedoman Teknis Penilaian Mandiri Budaya Keselamatan Radiasi di Fasilitas Kesehatan. Dokumen ini menjadi acuan terbaru dalam mengukur dan memperkuat budaya keselamatan radiasi di rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang memanfaatkan sumber radiasi pengion. Peluncuran pedoman ini menegaskan komitmen B…